Tuesday, 21 November 2017

Jaya Suprana: Gagal Paham Soal ‘Pribumi’ dalam Pidato Anies

Jaya Suprana: Gagal Paham Soal ‘Pribumi’ dalam Pidato Anies

Foto: Presiden Museum Rekor Indonesia dan Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia, Jaya Suprana. (Nael/swamedium)

Oleh: Jaya Suprana*

Jakarta, Swamedium.com — Ternyata pidato perdana Anies Baswedan setelah dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta menimbulkan kegaduhan. Akibat tidak mendengar pidato tersebut dengan telinga kepala saya sendiri, maka saya mencoba mendengarkannya dari video CNN Indonesia yang diunggah di Youtube.

Bagian yang menggaduhkan berada pada menit 06.30-08.00 sebagai berikut “Jakarta ini satu dari sedikit kota di Indonesia yang merasakan kolonialisme dari dekat. Penjajahan di depan mata selama ratusan tahun. Di tempat lain penjajahan mungkin terasa jauh. Tapi di Jakarta, bagi orang Jakarta, yang namanya kolonialisme itu di depan mata. Dirasakan sehari-hari. Karena itu, bila kita merdeka maka janji-janji itu harus terlunaskan bagi warga Jakarta. Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan, kini telah merdeka. Kini saatnya kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Jangan sampai, Jakarta ini seperti yang dituliskan dalam pepatah Madura; Itik se atellor, ajam se ngeremmih. Itik yang bertelur ayam yang mengerami. Kita yang bekerja keras untuk merebut kemerdekaan, mengusir kolonialisme, kita semua harus merasakan manfaat kemerdekaan di Ibu Kota ini”.

Setelah mendengar unggahan Youtube tersebut, terus terang saya gagal paham mengenai apa sebenarnya yang perlu digaduhkan dari kata “pribumi” yang cuma sekali muncul di dalam orasi perdana Gubernur Anies.

Maklum daya tafsir saya memang rendah maka saya tidak berhasil memahami kenapa kata “pribumi” yang digunakan oleh Gubernur Anis digaduhkan. Saya makin gagal paham karena menurut daya tafsir pribadi saya, Gubernur Anis menggunakan istilah “pribumi” dalam makna positif, bahkan konstruktif dalam konteks sejarah Jakarta ditindas kaum penjajah yang sebaiknya tidak dilanjutkan di masa kini dan di masa depan.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (7)

7 Comments

  1. Anonymous

    Jaya Suprana ‘gagal paham’ karena dia PRIBUMI
    Yang baper dengan pidato Anies, mereka inilah yang harus dipertanyakan ke-PRIBUMI-annya

    Reply
  2. Anonymous

    Yang dipermasalahkan konteks nya
    menurut saya Kalimat itu targetnya adalah Ahok yang ras China.
    Tidak pada tempatnya bicara kolonial di acara pelantikan gubernur.
    Itu kalimat pantas diucapkan kepala negara di acara 17 an.

    Reply
  3. Anonymous

    Pak Jayasuprana, jangan menilai diri anda lebih paham daripada orang lain. Menurut saya, Bapak yg gagal paham. Saya paham ke arah mana Anies mau menggiring orang dengan menyebut pribumi dalam pidatonya. Ingat itu, KAMI PAHAM.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)