Tuesday, 21 November 2017

Jelang Setahun Aksi 212, Umat Islam Harus Hadapi Serangan Balik

Jelang Setahun Aksi 212, Umat Islam Harus Hadapi Serangan Balik

Foto: Umat Islam harus siap menghadapi "serangan balik" pasca Setahun Aksi Bela Islam 212. (Forjim)

Tangerang, Swamedium.com – Aksi fenomenal dalam sejarah perjuangan umat Islam Indonesia yang dikenal sebagai Aksi Super Damai 212, harus menjadi spirit untuk tegaknya syariat Islam di Indonesia.

Keberhasilan-keberhasilan yang diraih dalam Aksi 212 dan setelahnya tidak boleh membuat umat berpuas diri. Sebab selain keberhasilan, serangan balik terhadap umat Islam juga masif dilakukan oleh mereka yang tidak suka terhadap Islam dan umat Islam.

“Tiga target kemenangan umat dalam perjuangan melawan penista agama adalah menang di media sosial, menang di pengadilan dan menang di Pilkada DKI Jakarta. Alhamdulillah ketiganya umat Islam memenangkan pertarungan itu. Skor 3-0,” ungkap Sekretaris Umum Forum Jurnalis Muslim (Forjim) dalam Tabligh Akbar dan Bedah Buku “Diary 212” di Masjid Al-Ukhuwah, Karawaci, Tangerang, Banten, Ahad (22/10).

Shodiq menjelaskan, pertarungan di media sosial sebelum 2016 selalu dimenangkan oleh kelompok pendukung rezim. Tetapi kondisi itu berbalik ketika mencuat kasus penistaan agama oleh Ahok.

“Umat Islam bersatu di media sosial, sehingga opini-opini bisa dimenangkan,” kata dia.

Selanjutnya, target kemenangan di Pilkada DKI Jakarta alhamdulillah juga tercapai. Pasangan cagub-cawagub Muslim yang didukung oleh umat Islam berhasil memenangkan Pilkada putaran kedua dengan selisih persentase yang sangat telak, hampir 16 persen.

“Barangkali Pilkada DKI ini menjadi Pilkada yang paling heboh. Bukan hanya warga Jakarta, umat Islam se-Indonesia ikut berdoa untuk Pilkada DKI. Bahkan Imam Masjid Al-Aqsha saja samai ikut berdoa untuk pemimpin Muslim Jakarta,” kata Shodiq yang juga wartawan Suara Islam itu.

Target kemenangan ketiga adalah kemenangan di pengadilan. Hal itu juga tercapai. Ahok yang pada awalnya hanya dituntut setahun penjara dengan dua tahun masa percobaan, akhirnya divonis dua tahun penjara oleh pengadilan.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)