Friday, 20 April 2018

Dukung Jokowi Dua Periode, Ketua Umum ICMI Terancam Dilengserkan

Dukung Jokowi Dua Periode, Ketua Umum ICMI Terancam Dilengserkan

Foto: Prof. Jimly Asshiddiqie. (ist)

Surabaya, Swamedium.com – Majelis Sinergi Kalam (Masika) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Timur mendesak Masika ICMI Pusat dan ICMI Jatim untuk bersikap menyatakan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Prof. Jimly Asshiddiqie.

Hal itu lantaran pernyataan Ketua Umum ICMI itu terkait dukungan pribadinya kepada Presiden Joko Widodo selama dua periode disampaikan dalam forum resmi Silaknas ICMI.

“Kami pengurus Masika ICMI Jatim menyatakan sikap mosi tidak percaya pada kepemimpinan Prof. Jimly Asshiddiqie sebagai ketua umum ICMI bila masih mempertahankan opini pribadinya sebagai opini organisasi,” kata Ketua Masika ICMI Jatim Abdul Rahman Hidayat, SE, M.SEI dalam rilisnya, Sabtu (9/12) malam.

“Mengingat ICMI sejatinya adalah organisasi yang harus dijaga independensinya,” sambung dia.

Abdul Rahman menegaskan, ICMI sebagai organisasi yang berciri kecendekiawanan bukan tempat yang tepat untuk mendukung salah satu kandidat capres. Karena, lanjut dia, justru sebaliknya, ICMI adalah tempat yang tepat untuk siapapun presiden RI yang terpilih nantinya meminta sumbang pikiran dan tenaganya ikut mengisi dan mensukseskan agenda pembangunan yang berkelanjutan.

“Dengan statement pribadi ketum ICMI tersebut dikhawatirkan calon presiden RI mendatang bisa saja antipati menerima pikiran-pikiran ICMI, karena belum tentu Jokowi terpilih kembali, mengingat politik adalah dinamis bukan matematis,” jelas Abdul Rahman.

Selain itu, Masika ICMI Jatim meminta ICMI Pusat untuk memulihkan fungsi dan tugas ICMI yang fatsunnya sebagai organ intelektual bukan organ kepartaian.

“Karena secara substansi masih ada permasalahan umat yang belum terurus seperti persoalan hukum, ekonomi dan lain lain terkait krisis keadilan dan ketimpangan sosial,” tegas dia.

Bahkan, dilanjutkan Abdul Rahman, persoalan Islam yang selalu diidentikkan dengan gerakan radikalisme atau terorisme saja juga belum usai.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)