Monday, 18 June 2018

Nusa Gaz Beredar, DPR Khawatir Pertamina Makin Merugi

Nusa Gaz Beredar, DPR Khawatir Pertamina Makin Merugi

Foto: Nusa Gaz Elpiji milik swasta yang mulai beredar di masyarakat (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Anak Usaha Milik PT Vivo Energi yakni Sierra Nusa Gaz meluncurkan LPG berukuran 4,5 Kg, 8 Kg, 16 Kg dan 60 Kg. Untuk harga 4,5 Kg Nusa Gaz membandrol harga Rp20 Ribu hingga Rp25 ribu.

Menanggapi hal ini Anggota DPR RI Komisi VI Bambang Haryo Soekartono mengatakan jika beredarnya Nusa Gaz milik Vivo ini bisa mengancam konsumen tabung elpiji melon milik pertamina.

“Dengan harga yang cukup murah, bukan tidak mungkin jika konsumen gas melon beralih ke Nusa Gaz,” kata Bambang, Senin (11/12).

Bambang menjelaskan, harusnya Pertamina bisa mengambil langkah tepat perihal adanya persaingan elpiji dari Nusa Gaz ini. Namun hal tersebut ternyata tak dilakukan BUMN tersebut.

“Justru yang terjadi saat ini di beberapa daerah elpiji melon cenderung susah dicari, kalau pun ada harganya pasti menyentuh Rp25 ribu,” tegas Bambang.

Disisi lain, Anggota komisi VI Sartonk Hutomo menjelaskan jika kehadiran Nusa Gaz menjadi tantangan tersendiri bagi pertamina.

“Saya kira ini tantangan baru bagi pertamina untuk lebih memperbaiki kualitas, pelayanan dan harga tentunya,” jelas Sartono.

Politisi Demokrat ini menjelaskan jika hal tersebut tak dilakukan Pertamina bisa pertamina akan kalah dalam penjualan.

“Walaupun kita harus akui infrastruktur LPG ini juga sangat mahal, apakah vivo dengan nusa gas nya bisa konsisten dg harga yg d patok sekarang??,” tutupnya. (Dng)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)