Monday, 10 December 2018

Sandiaga Beberkan Alasan Hentikan Unggah Video Rapim di Youtube

Sandiaga Beberkan Alasan Hentikan Unggah Video Rapim di Youtube

Foto: Belajar dari pengalaman bahwa pada video rapim pertama banyak warganet yang saling berkomentar baik dalam bentuk pujian dan hinaan. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium. com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengungkapkan alasan pihak pemprov tidak lagi mengunggah video-video rapat pimpinan (rapim) di Youtube.

Papar Sandi, belajar dari pengalaman bahwa pada video rapim pertama banyak warganet yang saling berkomentar baik dalam bentuk pujian dan hinaan.

“Jadi yang kita pantau dari kemarin bahwa rapim yang pertama kita unggah itu ternyata digunakan sebagai meme digunakan bukan hanya oleh yang tidak mendukung kami tapi juga yang mendukung kami untuk membangga-banggakan dan memprovokasi,” ucap Sandi di Balai Kota, Jakarta, Senin (11/12).

Sandi mengatakan jika ada warga ataupun LSM yang menginginkan video tersebut nantinya bisa berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik DKI Jakarta.

“Mau ada pihak LSM atau masyarakat yang ingin mengetahui rapim yang berkompeten datang ke sini kita berikan akses. Bu Dian akan memberikan akses dan ternyata ini ada referensi nya di kota-kota maju juga seperti itu (tidak mengunggah video secara publik),” ucap Sandi.

“Kemarin ketika mengunggah pertama itu jelas sekali mudharatnya lebih banyak daripada manfaatnya. Nah jadi jika ada keinginan masyarakat untuk sementara ini silakan datang ke kominfotik. Dan nanti berproses kita akan berikan akses untuk semua rapat rapim. Bukan hanya rapat rapim saja. Tapi rapat-rapat yang saya jalankan juga terbuka,”

Jadi sandi menegaskan bahwa tujuannya adalah untuk mempersatukan warga apalagi menjelang natal dan tahun baru agar warga DKI Jakarta bisa semakin bersatu di tahun 2018 yang akan datang.

“Di Youtube waktu itu banyak sekali komentar. Ada yang bilang tuh gubernur gue santun, ada yang bilang apalah ini gak tegas sehingga jadi pemicu saling serang menyerang saling olok-mengolok nah ini ga kondusif untuk apalagi kita mau masuk natal dan tahun kita ingin semuanya rukun kita ingin semua bersatu,”

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)