Saturday, 22 September 2018

Program OK Otrip Dibagi 2 Tahap, Berikut Penjelasannya

Program OK Otrip Dibagi 2 Tahap, Berikut Penjelasannya

Foto: Tempat Tap In Kartu OK OTrip. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah menuturkan tahapan peluncuran program One Karcis One Trip (OK OTrip). Seperti diketahui, Pemprov DKI resmi menggelar soft launching OK OTrip di Pendopo Balai Kota, Jakarta, Kamis (14/12) pagi.

Kata Andri, peluncuran hari ini merupakan tahap pertama, di mana pada tahap pertama Pemprov beserta jajaran mulai memperkenalkan sistem tap kartu baik di moda transportasi angkot dan Transjakarta.

“Masih pada tahap pertama, nanti tanggal 22 Desember 2017 kita akan launching pemberlakuan One Man One Ticket (OMOT) atau pemberlakuan satu tiket bagi satu orang di seluruh halte TransJakarta,” jelas Andri.

Foto: Infografis layanan OK OTrip DKI Jakarta. (Dok Pemprov DKI)

Lanjut, pada tahap dua 15 Januari 2018, layanan OK OTrip akan dimulai uji coba dengan pengintegrasian 4 trayek meliputi, Warakas, Lebak Bulus, Jelambar, dan Duren Sawit.

“Untuk masa uji coba tarif Promonya 3500 diskonnya 30% jadi apabila pelanggan keluar rumah menggunakan angkutan kecil atau angkot dan Transjakarta dikenakan biaya Rp 3500 bukan Rp 5000,” tambahnya.

“Pada tahun 2020 seluruh rute sebanyak 287 trayek akan terintegrasi dengan Transjakarta,” pungkasnya. (bil).

Related posts

Comments on swamedium (2)

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)