Saturday, 22 September 2018

Lari Pagi Bareng, Sandiaga dan Menteri Rini Bahas Pembangunan DKI

Lari Pagi Bareng, Sandiaga dan Menteri Rini Bahas Pembangunan DKI

Foto: Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Rini Soemarno lari pagi bersama di silang Monas. (Dok. Pemprov DKI)

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengawali hari Senin (8/1) ini dengan berlari pagi bersama Menteri BUMN Rini Soemarno di kawasan monas, Jakarta Pusat sebanyak dua putaran. Usai berolahraga selama hampir satu jam, mereka menuju Bubur Kwan Tung di Jalan Pecenongan, Jakarta Pusat untuk sarapan bersama.

Selama berlari dan sarapan, Wagub Sandiaga dan Menteri Rini membahas progres beberapa pembangunan infrastruktur di Jakarta. Menteri Rini menyebut BUMN dan Pemprov DKI akan bersinergi dalam mempercepat pembangunan-pembangunan di Jakarta.

“Salah satunya yang paling kita utamakan, kita membicarakan mengenai transportasi. Mengenai terutama stasiun-stasiun. Bagaimana kita bisa membangun stasiun-stasiun ini. Sehingga menjadi mix use dalam arti bisa ada perumahan untuk masyarakat berpendapatan rendah, bisa ada daerah untuk UKM, lapak area untuk penjualan UKM itu bisa kita kembangkan bersama,” terang Menteri Rini.

Senada dengan Rini, Sandi menjelaskan kerja sama antara Pemprov DKI, BUMD Jakarta, dan Kementerian BUMN akan terus dilakukan dalam merealisasikan projek yang menjadi prioritas pembangunan di Ibukota.

“Bagaimana mengintegrasikan stasiun gambir dan stasiun juanda, bagaimana mengakselerasi pembangunan di stasiun tanah abang, di stasiun manggarai, di stasiun senen, di stasiun jati baru. Itu yang jadi prioritas,” ucap Sandi.

Sandi pun menjelaskan beberapa proyek akan menggunakan konsep Transit Oriented Development (TOD) sehingga mampu membentuk sistem yang terintegrasi. Selain membantu konektivitas warga Jakarta, Sandi menuturkan, proyek pembangunan infrastruktur Jakarta akan memprioritaskan pada penciptaan lapangan kerja, penyediaan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan pergerakan ekonomi akar rumput melalui UMKM.

“Pemprov DKI terlibatnya dari segi regulasi, perizinan. Pemprov juga ingin juga terlibat dari segi integrasi transportasi, Pemprov juga ingin terlibat dari segi penyediaan rumah dg harga terjangkau, mungkin sebagian bisa dengan rumah dengan DP nol rupiah. Juga kita ingin keterlibatan BUMD,” tutupnya. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)