Monday, 21 May 2018

APBN 2018 Alokasikan Dana Pendidikan 20%, Porsi Terbesar di Kemenag

APBN 2018 Alokasikan Dana Pendidikan 20%, Porsi Terbesar di Kemenag

Foto. Fasilitas pendidikan sekolah di daerah Lampung ini banyak yang masih sangat minim sehingga membutuhkan perhatian pemerintah. (st)

Jakarta, Swamedium.com – Pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2018 telah mengalokasikan dana sebesar Rp444,131 triliun untuk pendidikan. Dari jumlah tersebut, Kementerian Keagamaan (Kemenag) menerima alokasi terbesar, yaitu Rp52,681 triliun atau 11,8% dari total dana pendidikan.

Berdasarkan informasi dari Sekretariat Kabinet Republik Indonesia dalam laman resminya setkab.go.id, dari total anggaran belanja sebesar Rp2.220 triliun pada APBN Tahun Anggaran 2018, sebesar Rp 444,131 triliun dialokasikan untuk pendidikan. Artinya, alokasi dana pendidikan telah mencapai 20% dari APBN 2018.

Anggaran dana pendidikan sebesar Rp 444,131 triliun itu disalurkan melalui tiga cara, yaitu 1. Anggaran Pendidikan melalui belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp149,680 triliun; 2. Anggaran Pendidikan melalui Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp279,450 triliun; dan 3. Anggaran Pendidikan melalui Pembiayaan sebesar Rp15 triliun.

Selanjutnya, menurut Perpres Nomor 107 Tahun 2017 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo pada 30 November 2017, Anggaran Pendidikan melalui belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp149,680 triliun itu yang tersebar di 20 kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp145,957 triliun. Sedangkan sisanya sebesar Rp3,723 triliun masuk di BA BUN (Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara).

Dari 20 K/L yang mengalokasikan anggaran pendidikan, Kemenag memperoleh alokasi terbesar yaitu Rp 52,681 triliun, disusul oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebesar Rp40,393 triliun, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) sebesar Rp40,092 triliun.

Sisanya tersebar di 17 K/L mulai yang terkecil adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Rp51,614 miliar, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BTNN) Rp52,800 miliar, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH) Rp99,297 miliar, Kementerian ESDM Rp109,756 miliar, Kementerian Koperasi dan UKM Rp115 miliar, Kementerian Pertahanan Rp173,400 miliar serta Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi Rp178,500 miliar.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)