Wednesday, 17 January 2018

Gunung Agung Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Jangan Panik

Gunung Agung Kembali Erupsi, Masyarakat Diminta Jangan Panik

Foto Kasubbid Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kristianto. (Ariesmen/swamedium)

Bandung, Swamedium.com – Kasubbid Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kristianto mengatakan aktivitas Gunung Agung saat ini masih dalam fase erups, masyarakat diminta jangan panik.

“Masyarakat diminta, ikuti arahan kami, kalau ada berita-berita tentang erupsi Gunung Agung, tidak usah panik, tolong tanyakan kepada instansi yang berwenang,” katanya Kristanto di Gedung PVMBG Jl Diponegoro, Bandung, Jumat (12/1).

Dijelaskan Kristanto, Gunung Agung (3.142 m), Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi pada Kamis (11/1) pukul 17.54 WITA, dengan amplitudo maksimum 27 mm (overscale) dan durasi 130 detik.

Kolom erupsi abu teramati mencapai ketinggian sekitar 2.500 meter di atas puncak. Selain itu, di sekitar areal puncak, abu vulkanik tersebut, utamanya ke arah Utara dan Timurlaut mengikuti arah angin.

“Untuk radius bahaya, masih kita tentukan, radius 6 km dari pusat kegiatan Gunung Agung,” katanya.

Sehingga, terang Kristianto, masyarakat dimohon tidak beraktivitas dalam radius 6 km tersebut. Pendaki, juga tidak boleh masuk areal tersebut.

“Dalam radius tersebut ada sekitar 10 desa, yang berpenghuni. Yang warganya masih harus berada ditempat pengungsian,” terangnya.

Sampai berapa lama fase erupsi itu akan terjadi, Kristianto, masih belum bisa menjelaskan, sebab aktivitas vulkaniknya masih terus dipantau secara efektif dari pos pengamanan aktivitas Gunung Agung.

Terkait gangguan penerbangan, Kristianto mengatakan, penerbangan bisa terganggu kalau abu dari erupsi sangat tebal dan angin bertiup ke arah barat daya.

“Selama ini, sejak erupsi pertama pada 21 November lalu. Angin selalu bergerak ke arah utara dan timurlaut, bukan ke arah bandara yang lokasinya di daerah barat laut Gunung Agung” pungkasnya. (Ris)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)