Monday, 10 December 2018

Ini Tanggapan Anies Soal Pernyataan La Nyalla

Ini Tanggapan Anies Soal Pernyataan La Nyalla

Foto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Pernyataan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, La Nyalla Matalitti soal dugaan adanya mahar yang diminta Ketua Umum partai Gerindra, Prabowo Subianto berbuntut panjang.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan jika yang dikatakan La Nyalla soal mahar tidak benar.

“Nomor satu gini, tidak ada maharan-maharan. Kita tidak, saya tidak. Saya tadi pagi ditanya ‘pak maharnya berapa?’ enggak ada tuh obrolan mahar. Nih kita berdua ada di sini nih. Tidak ada mahar, enggak ada sama sekali enggak ada,” ungkap Anies di Auditorium Gedung PKK, Jakarta Selatan, Jumat (12/1).

Kendati demikian, Anies tidak menampik jika dalam proses berpolitik ada biaya yang harus dikeluarkan. Namun, biaya tersebut bukan dari calon melainkan dari iuran bersama.

“Bahkan kalau bisa dibilang ya semuanya kemarin itu iuran, sehingga terjadi gerakan semuanya terlibat. Jadi bahwa proses politik memerlukan biaya itu benar. Tapi bahwa calon harus, kami harus membayar, itu tidak ada,” tegas Anies.

Seperti diketahui, isu yang menyebabkan La Nyalla gagal maju di kontestasi Pilkada 2018 itu mendapat tanggapan kekecewaan dari sejumlah ulama. Salah satunya Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam, Al Khaththath.

Al Khaththath menilai partai Gerindra tidak menggubris rekomendasi ulama terkait nama La Nyalla sebagai Bakal Cagub Jawa Timur.

Bahkan, Al Khaththath kembali mengungkit peran ulama dalam memenangkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI 2017 lalu melalui aksi 212.

Terkait hal ini, Anies enggan menanggapi komentar Al Khaththath yang menyebut aksi 212 memiliki andil memenangkan dirinya untuk duduk pada kursi nomor satu di Jakarta.

“Gitu ya cukup,” tutup Anies sambil berlalu. (Bil)

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)