Wednesday, 17 January 2018

Pilpres 2019, Jokowi, Prabowo, dan Siapa Lagi?

Pilpres 2019, Jokowi, Prabowo, dan Siapa Lagi?

Foto: Ilustrasi (ist)

Oleh: Hersubeno Arief*

Jakarta, Swamedium.com — Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji materi presidential threshold. Syarat partai atau gabungan partai yang dapat mengusung capres/cawapres, harus memiliki 20 % kursi DPR RI atau 25% perolehan suara nasional, tetap berlaku.

Dengan keputusan tersebut, secara teknis maksimal hanya akan ada lima orang pasangan capres/cawapres. Namun melihat peta perkubuan di pilkada serentak 2018, kemungkinan besar hanya akan ada tiga pasang capres/cawapres, atau maksimal empat pasang.

Nama-namanya juga sudah bisa diperkirakan bakal berputar diantara mereka-mereka yang sudah banyak disebut media. Dalam bahasa anak gaul disebut sebagai 4L… Loe lagi…loe lagi.

Jangan berharap akan ada kejutan, ataupun tiba-tiba muncul Satrio Piningit yang akan menjadi Ratu Adil. Ramalan atau mistifikasi politik semacam itu tidak bakal laku. Kalau benar seperti dulu banyak diramalkan, bahwa yang akan menjadi presiden pada Pilpres 2014 adalah seorang Satrio Piningit, maka Jokowi lah yang dimaksud.

Apakah pemerintahan Jokowi sudah sesuai dengan gambaran seperti dalam mitos, Indonesia menjadi negara _tata tentrem kerto raharjo, gemah ripah loh jinawi?_ Silakan Anda menilai sendiri.

Partai apa saja yang akan berkoalisi, siapa berpasangan dengan siapa sebagai capres/cawapres? Sudah mulai bisa dipetakan. Pilkada Jabar yang memunculkan empat pasang kandidat bisa menjadi gambaran, tentu dengan sedikit perubahan dan variasi.

Di Jabar partai Golkar berkoalisi dengan Demokrat mengusung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Duo D). Nasdem, PKB, PPP, dan Hanura mengusung Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Haq (Rindu). PKS-Gerindra, PAN mengusung Sudrajat-Syaikhu (Asyik). PDIP tampil sendirian mengusung Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (Tuan).

Secara garis besar bila ditarik ke peta politik nasional, maka peta Jabar mengerucut pada tiga poros utama. Dua poros yakni Rindu dan Duo D merupakan poros Jokowi. Poros Prabowo diwakili oleh Asyik, dan Tuan merupakan representasi Poros Megawati.

Pages: 1 2 3 4 5 6

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)