Monday, 21 May 2018

Katanya Mau Swasembada Pangan, Tapi Kok Impor Beras

Katanya Mau Swasembada Pangan, Tapi Kok Impor Beras

Jakarta, Swamedium.com – Rencana impor beras yang akan dilakukan pemerintah terus menuai kecaman. Anggota Komisi VI DPR Sartono Hutomo ikut mengecam rencana tersebut.

“Tahun 2017 kata pemerintah sudah swasembada 4 komuditas pertanian. Beras, cabai jagung dan bawang. Tetapi yang bikin kaget awal 2018 pemerintah akan melakukan impor 500.000 ton beras,” kata Sartono saat berbincang dengan Swamedium.com.

Politisi Demokrat ini menilai kebijakan kementerian perdagangan ini disebut aneh sebab dilakukan menjelang panen raya.

“Mau dijadikan apa petani kita? Impor akan menghancurkan nilai jual hasil padi, sudah cukup kesusahan mereka dengan pencabutan aneka macam subsidi jangan ditambah lagi penderitaan mereka, karena stabilitas harga komoditas pertanian yang baik sudah sangat membantu para petani kita,” jelasnya.

Dirinya pun mempertanyakan Data Kementrian Pertanian yang mengatakan ditahun 2017 pemerintah mengalamu surplus Padi dengan angka produksi 81,3 Ton.

“Menurut data ada surplus 17,4 jt ton, lalu tiba-tiba mau impor beras, apa yang sebenarnya terjadi? Kemana perginya surplus beras itu?. Kenapa harga beras tetap tinggi,” tanyanya.

Dirinya pun meminta agar pemerintah tidak terus membodohi rakyatnya dengan mengumbar berita-berita membahagiakan.

“Rakyat jangan terus dibodohi, pemerintah jangan mengumbar berita berita bahagia ditengah penderitaan rakyat. Mari sejenak membuka lembaran janji kampanye dengan JKW-JK, semoga rakyat segera terbangun dari mimpi,” tegasnya. (Dng)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)