Wednesday, 20 February 2019

Memasuki Tahun Politik, Persaudaraan Alumni 212 Serukan Tiga Pesan Ini

Memasuki Tahun Politik, Persaudaraan Alumni 212 Serukan Tiga Pesan Ini

Foto: Musyawarah ulama, tokoh dan aktivis 212. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Musyawarah nasional ulama, tokoh dan aktivis 212 telah berlangsung di Cisarua, Bogor, Jawa Barat sejak Kamis (25/1) sampai Sabtu (27/1). Dalam munas pertama ini, Persaudaraan Alumni 212 menyampaikan tiga pesan kepada umat Islam dalam memasuki tahun politik 2018-2019.

Pertama, Umat Islam diminta untuk tidak menggadaikan akidah agama Islam dengan apa pun yang bersifat keduniaan termasuk dalam menentukan pilihan politik.

“Jangan pernah kita menjual atau menggadaikan agama dengan apa pun yang bersifat keduniaan. Kaum beriman harus yakin bahwa seluruh dunia, bumi dan isinya adalah tsamanan qalilan, harga yang teramat murah,” seru Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Ustadz Slamet Maarif, di Masjid Al Ittihad, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

Dikatakannya, dunia, jika dibandingkan dengan akhirat hanyalah seperti satu sayap nyamuk.

“Terutama para pemimpin, ulama, habaib, zu’ama dan tokoh-tokoh muda jangan sampai tergelincir oleh satu sayap nyamuk,” ujar ustadz Slamet.

Kedua, lanjutnya, pada saat-saat kritis seperti sekarang ini, di mana kebanyakan negeri muslim sudah roboh satu per satu, seyogyanya umat Islam Indonesia segera sadar diri.

“Jangan terbuai terlalu lama dengan tabuhan gendang dan irama tarian kaum Islamophobia, yang sesat dan menyesatkan ke jalan kesesatan,” tukas ustadz Slamet.

“Ketiga, segera berhenti bertikai ke dalam. Ulama dan tokoh-tokoh Islam di berbagai bidang kehidupan harus duduk bersama, saling menyadarkan bahwa keadaan yang dihadapi sekarang oleh umat Islam mengarah pada proses pelemahan Islam yang sangat cepat. Karena itu tidak boleh dibiarkan. Ibaratnya, umat Islam Indonesia sedang berlomba dengan waktu,” seru Ustadz Slamet Maarif. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)