Saturday, 20 October 2018

Munas Ulama dan Aktivis 212 Beberkan soal Islamophobia di Indonesia

Munas Ulama dan Aktivis 212 Beberkan soal Islamophobia di Indonesia

Foto: Musyawarah ulama, tokoh dan aktivis 212, di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Musyawarah nasional ulama, tokoh dan aktivis 212 telah berlangsung di Cisarua, Bogor, Jawa Barat sejak Kamis (25/1) sampai Sabtu (27/1). Dalam munas pertama ini, Persaudaraan Alumni 212 membeberkan soal fenomena Islamophobia yang terjadi di Indonesia.

“Kita menyaksikan bahwa kekuatan Islamophobia di Indonesia mulai berani menampakkan dirinya karena merasa sudah diatas angin. Seluruh kaum kafirin, musyrikin, munafiqin, fasiqin, dan dhalimin saling memperkuat diri bergandegan dengan kekuatan Islamophobia internasional sedang berusaha mengunci kekuatan Islam dengan segala jalan,” beber Ustadz Slamet Maarif di Masjid Al Ittihad, Jakarta Selatan, Sabtu (27/1).

Dia juga mengungkapkan, tahun 2017 lalu, ada oknum pemimpin penting di Indonesia yang mengajak rakyat untuk memisahkan agama dari politik. Setelah ucapannya mendapat reaksi yang sangat luas, si oknum pemimpin berusaha meralat dengan berbagai cara.

“Akan tetapi al-Qur’an sudah memperingatkan bahwa kadangkala ucapan kebencian terhadap Islam itu muncul dari mulut mereka, akan tetapi kebencian yang membara di dalam dada mereka sesungguhnya lebih besar lagi,” tandas Ustadz Slamet Maarif.

Mantan juru bicara FPI itu juga mengungkapkan, sangat dirasakan kuat rezim yang sedang berkuasa ini memberi angin buat kebangkitan komunisme dan PKI.

Menurut Ustadz Slamet Maarif, rakyat Indonesia kerap diberi propaganda menyesatkan seolah-olah komunisme sudah tidak ada lagi, sehingga tidak perlu diperbicangkan lagi.

“Padahal tiga negara Asia yang sangat kuat, yaitu Republik Rakyat Cina, Vietnam dan Korea Utara dikendalikan sepenuhnya oleh Partai Komunis di-masing-masing negara,” ungkapnya.

Karena itu, Persaudaraan Alumni 212, meminta perhatian serius dari pemerintahan Jokowi-JK agar tidak memberikan kesempatan luas bagi kebangkitan paham komunis melalui PKI di Indonesia.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)