Wednesday, 19 September 2018

Menimbang Pendamping Anies dan Jokowi di Pilpres 2019

Menimbang Pendamping Anies dan Jokowi di Pilpres 2019

Foto: Tony Rosyid. (ist)

Oleh: Tony Rosyid*

Jakarta, Swamedium.com – Anies Rasyid Baswedan, penantang terkuat Jokowi. Itulah analisis hasil survey CSIS dan LSI. Elektabilitas Jokowi tak aman. Di bawah 50%. Dengan catatan, belum ada lawan. Jika muncul lawan yang kuat, elektabilitas Jokowi bisa ambruk.

Tiga faktor yang menjadi ancaman elektabilitas Jokowi (Survey LSI Denny JA). Pertama, memburuknya kondisi ekonomi. Harga kebutuhan pokok makin mahal (52,6%). Lapangan pekerjaan makin sulit (54%). Tingkat pengangguran bertambah (48%). Sepuluh juta tenaga kerja baru yang dijanjikan Jokowi saat kampanye 2014 belum juga terbukti.

Kedua, isu primordial. rakyat menganggap Jokowi berpihak. Isu kriminalisasi dan pencekalan ulama, dicurigai publik sebagai bagian dari sikap tidak fair kepada mereka yang berbeda politik dengan istana.

Ketiga, banjir pekerja Cina. 58,3% rakyat mempersoalkan banyaknya tenaga asing (tenaga kasar Cina) yang datang ke Indonesia. Kelonggaran ini dianggap oleh sejumlah pihak sebagai ancaman terhadap dasar dan prinsip kedaulatan negara. Pilihan kerjasama pembangunan infrastruktur dengan Cina, bukan dengan Jepang atau Korea Selatan misalnya, menyisakan banyak pertanyaan. Ada apa? Tidakkah Cina dikenal kurang/tidak kredibel soal komitmen kerja dan integritas. Di aspek inilah tulisan berjudul “widodo”s smoke and mirrors hide hard truth” oleh wartawan senior Australia John Mcbeth menggoda dan ramai pembaca di Indonesia. Seolah tulisan itu telah mengkonfirmasi temuan survey itu.

Menurut LSI, tiga faktor di atas menjadi ancaman serius elektabilitas Jokowi. Jika ini tidak cepat dan cerdas diatasi, Jokowi besar peluangnya untuk dikalahkan. Siapa yang paling potensial mengalahkan Jokowi? Anies Rasyid Baswedan. Gubernur DKI ini diprediksi paling besar dan kuat peluangnya.

Anies adalah satu-satunya tokoh yang direkomendasikan CSIS untuk bertanding melawan Jokowi di pilpres 2019. Kenapa bukan Prabowo? Prabowo sudah selesai masanya. Ia adalah seorang negarawan yang sudah tidak waktunya lagi untuk turun langsung. Lebih pas dan cocok jadi ‘King Maker”. Layaknya dunia sepak bola, Prabowo adalah Maradona. Dia lebih layak menjadi pelatih di luar lapangan. Dan satu-satunya pemain, masih menurut CSIS, yang layak dipasang Prabowo adalah Anies Rasyid. Baswedan. Orang kepercayaan Prabowo.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)