Wednesday, 20 February 2019

MUI: Jangan Sepelekan Ancaman Simbol di Masjid dan Kediaman Ulama

MUI: Jangan Sepelekan Ancaman Simbol di Masjid dan Kediaman Ulama

Foto: Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Fahmi Salim. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustadz Fahmi Salim mengatakan, adanya simbol dan tanda-tanda misterius yang banyak ditemukan di beberapa masjid dan kediaman para ulama dan ustadz akhir-akhir ini, tidak boleh disepelekan.

Menurut Fahmi, munculnya tanda dan simbol tersebut merupakan ancaman psikologis.

“Kepolisian harus mengusut tuntas bersama masyarakat sipil. Masalah ini harus diusut tuntas,” kata Ustadz Fahmi, dikutip Republika, Jakarta, Kamis (22/2).

Menurutnya, jika hal tersebut disepelekan dapat menimbulkan kekhawatiran dan memancing kemarahan publik. Apalagi, baru-baru ini juga sering terjadi penyerangan dan penganiayaan terhadap beberapa ulama, ustadz dan pemuka agama lain.

“Kita jangan main-main dengan simbol, itu memancing psikologi umat. Secara psikologis itu berbahaya,” kata Ustadz Fahmi.

Ia mengungkapkan, tak sedikit masyarakat bahkan para ustasz menjadi tidak nyaman dengan situasi dan kondisi sekarang ini.

“Banyak ustadz yang mengeluh sekarang. Akhir-akhir ini banyak yang tidak berani shalat subuh di masjid. Jadi ini kan sudah keterlaluan karena menimbulkan rasa tidak aman, ada rasa kekhawatiran,” katanya. (*/ls)

Sumber Republika

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)