Wednesday, 19 September 2018

Buruh Ancam Blokir Jalan Tol, Ada Apa?

Buruh Ancam Blokir Jalan Tol, Ada Apa?

Foto: Blokade aksi Buruh oleh aparat kepolisian yang dianggap massa terlalu jauh dari istana. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengancam akan memblokir jalan tol. Aksi pemblokiran itu dalam rangka menuntut pencabutan Surat Peringatan (SP) yang dikeluarkan oleh PT Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (SKJLJ) kepada Mirah Sumirat.

Untuk diketahui, Mirah Sumirat adalah Presiden Serikat Karyawan PT SKJLJ dan Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia). Selama ini, Mirah dikenal paling vokal dalam menyoroti kebijakan pembayaran non tunai di pintu tol.

“Kalau SP tidak dicabut maka KSPI akan mengerahkan 1,8 juta anggotanya untuk memblokir pintu tol,” kata Wakil Presiden KSPI, Iswan Abdullah, di Bareskrim Polri, Senin (12/3) kemarin.

Iswan pun menegaskan kalau aksi blokir jalan tol ini bakal berdampak lebih besar khususnya terhadap arus lalu lintas di jalan tol. Bagi KSPI, adalah sebuah ironi di mana sebuah gerakan non tunai di pintu tol diklaim dapat mengurangi kemacetan.

Aksi KSPI ini, lanjut Iswan, adalah yang kedua kalinya pasca Mirah menerima SP. Dalam SP itu disebutkan bahwa Mirah dinilai tidak taat mematuhi perintah atasan. Sementara ancaman Iswan sendiri muncul setelah Mirah diberi SP untuk yang kedua kalinya. Kata Mirah, alasannya, ia dinilai tidak taat mematuhi perintah atasan.

SP pertama diberikan kepada Mirah tak lama setelah ia memberikan keterangan pers terhadap pemberlakuan uang elektronik di jalan tol dan dampaknya terhadap keberlangsungan pekerja jalan tol.

“Padahal saya sebagai pemimpin serikat pekerja sedang menjalankan fungsi berserikat saya, dan itu dilindungi oleh Undang-undang. Ini juga pertama kali sejak 2008 saya menjabat kegiatan berserikat saya dipermasalahkan,” kata Mirah.

Atas dasar itulah, akhirnya Mirah melaporkan adanya dugaan pemberangusan serikat pekerja (union busting) yang dilakukan oleh JLJ ke Bareskrim Polri pada Senin (12/3) kemarin.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)