Monday, 18 February 2019

Imam Shamsi Ali: Muslim pasti bershariah!

Imam Shamsi Ali: Muslim pasti bershariah!

Oleh: Imam Shamsi Ali*

New York, Swamedium.com — Sekitar 7 tahun lalu kata Shariah di Amerika menjadi kata yang sangat menakutkan, bahkan menjadi isu perdebatan politik. Salah seorang yang paling gigih mengkampanyekan “anti Shariah” adalah Newt Gingrich, mantan Speaker of the Congress (ketua parlemen Amerika).

Bersama Sarah Palin, mantan Gubernur Alaska dan calon Wapres ketika serta banyak politisi dari kalangan Republikan khususnya, membangkitkan rasa takut bahkan amarah masyarakat Amerika terhadap Shariah dan Islam secara umum.

Kata Shariah bagi mereka memang menakutkan. Bagaimana tidak? Shariah di benak mereka adalah terorisme (kekerasan dan pembunuhan), anti HAM dan kebebasan (freedom), keterbelakangan, diskriminasi dan kekerasan kepada wanita, dan seterusnya.

Sikap anti Shariah (dan Islam) sebagian politisi Amerika ini didukung sepenuhnya oleh media-media Right wing seperti Fox dan Wall Street. Sehingga saat itu, bersamaan pula dengan rencana membangun Islamic Center dekat Ground Zero, isu Shariah menjadi isu menakutkan sekaligus terpopuler.

Di saat itulah saya didatangi oleh sekelompok pimpinan agama, termasuk Yahudi san berdialog tentang apa itu Shariah?

Seorang Rabbi Yahudi bertanya: “Imam, kata Shariah ramai dibicarakan. Sesungguhnya apa arti dan defenisi Shariah itu?”.

Seraya menarik nafas saya to the point: “Anda harus faham bahwa kami tidak mungkin dapat berislam tanpa Shariah. Dan Islam tanpa Shariah adalah Islam yang mati”.

Mendengar itu, nampak semua hadirin terkejut dan membelalak. Saya kemudian melanjutkan sambil berbicara khususnya kepada sang Rabi Yahudi tadi: “are eating Kosher?”. Kosher bagi Yahudi adalah makanan halal bagi umat Islam.

“Yes of course”, jawabnya.

Sambil tersenyum saya katakan: “exactly. We Muslims are eating halal”. My question to you is do you eat kosher because of health issue or religious reason?”.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)