Tuesday, 16 October 2018

Klarifikasi, GNPF Ulama Tetap Lanjutkan Proses Pelaporan Sukmawati

Klarifikasi, GNPF Ulama Tetap Lanjutkan Proses Pelaporan Sukmawati

Jakarta, Swamedium.com – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama mengklarifikasi bahwa pihaknya tetap melaporkan Sukmawati Soekarnoputri terkait dugaan penistaan agama. Mereka mempersoalkan puisi Ibu Indonesia yang dibacakan pada acara ’29 Tahun Anne Avantie Berkarya’, di Indonesia Fashion Week 2018 beberapa waktu lalu.

Ketua Bidang Advokasi GNPF Ulama, Nasrulloh Nasution mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan putri Proklamator RI itu pada Rabu (4/4) kemarin ke Bareskrim Mabes Polri.

“GNPF Ulama pada hari Rabu tanggal 4 April 2018 telah membuat laporan polisi di Mabes Polri terkait dugaan agama Islam terhadap Sukmawati Soekarnoputri,” ujar Nasrulloh mengklarifikasi, Kamis (5/4).

Nasrulloh pun menyebutkan laporan tersebut telah diterima pihak kepolisian dengan tanda bukti lapor No.LP/455/IV/2018/ Bareskrim.

Sebelumnya diberitakan, mantan anggota tim advokasi GNPF Ulama Kapitra Ampera menyatakan bakal membatalkan pelaporan ke polisi. Namun hal itu diklarifikasi oleh Kapitra sebagai pernyataan pribadi.

Dilansir CNNIndonesia, Kapitra menyatakan saat ini dirinya sudah bukan bagian dari GNPF. Dia kini berstatus sebagai koordinator Tim Advokasi Pembela Agama (TAPA).

Kapitra mengatakan ketika seseorang sudah meminta maaf dan sudah mengakui kesalahannya, harus dibukakan pintu maaf selebar-lebarnya, sesuai dengan ajaran Islam.

“Kalau orang sudah mengakui kesalahannya masa kita tidak memaafkan, kita juga kan tidak luput dari kesalahan,” kata Kapitra.

Meski begitu, Kapitra meminta hal itu harus menjadi pelajaran bagi Sukmawati karena tidak ada sesuatu apapun yang bebas nilai di dunia. Meski puisi itu merupakan ekspresi kebudayaan, tetap saja terikat dengan nilai dan norma. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)