Saturday, 20 October 2018

Sejumlah Politikus PPP dan PAN Hijrah ke PBB

Sejumlah Politikus PPP dan PAN Hijrah ke PBB

Jakarta, Swamedium.com – Sejumlah politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan politikus Partai Amanat Nasional (PAN) melakukan hijrah dengan bergabung ke Partai Bulan Bintang (PBB).

Diantara tokoh PPP dan PAN yang hijrah ke PBB adalah Waketum PPP kubu Romahurmuziy Tamam Achda, mantan sekretaris Majelis Pakar PPP Ahmad Yani dan Anwar Sanusi. Serta politisi senior PAN Djoko Edi Abdurrahman.

“Ya, kemarin (Ahad, 15 April 2018) kami telah berjumpa dengan Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra di Kantor DPP PBB di Pasar Minggu, Jakarta Selatan,” ungkap Ahmad Yani di Jakarta, Senin (16/5).

Yani mengaku, keputusan mereka bergabung dengan PBB bukan didasari perasaan sakit hati atau marah atas kepemimpinan PPP Romahurmuziy ataupun kepemimpinan Djan Faridz.

“Dalam berpolitik kita harus dewasa, tak ada rasa marah apalagi sakit hati. Keputusan ini benar-benar karena menilai PPP khittah memiliki kesamaan peradigma dengan PBB. Karena itu, PBB merupakan rumah besar bagi Umat Islam dan PBB sangat cocok bagi kami,” jelas Ahmad Yani.

Menurutnya, selama ini banyak tokoh Islam yang mengamati dan mencermati sikap Yusril yang memperjuangkan masalah Islam dan kenegaraan melalui PBB. Langkah dan sikap Yusril yang konsisten dan tidak pragmatis, sejalan dengan PPP khittah.

Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan mengkonsolidasikan dengan PPP Khittah yang terstruktur hingga tingkat ranting agar bergabung dengan PBB.

Yusril sendiri menyambut dengan tangan terbuka atas bergabungnya para tokoh PPP dan PAN tersebut. Bergabungnya para tokoh tersebut tentu menjadi energi baru bagi PBB.

“Syukur Alhamdulillah makin banyak yang ikut bergabung dengan PBB. Hal ini semakin membuktikan bahwa PBB merupakan rumah besarnya umat Islam, jadi terbuka bagi siapa saja yang beragama Islam. Kecuali, kelompok penista agama dan PKI tidak kita terima,” ujar Yusril.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)