Tuesday, 18 September 2018

Faktor Debat dalam Pilgub dan Pilpres

Faktor Debat dalam Pilgub dan Pilpres

Foto: Tony Rosyid. (dok. pribadi)

Oleh: Tony Rosyid*

Jakarta, Swamedium.com – Satu hari menjelang putaran pertama pilgub DKI saya nulis artikel berjudul “Ahok Tamat, Anies Berkibar, AHY Pemimpin Masa Depan”. Maksudnya AHY kalah, tapi punya peluang masa depan. Dan terbukti. Padahal, banyak pengamat membuat prediksi AHY kuda hitam. Akan masuk putaran kedua. Saat itu, elektabilitas AHY 47%. Jatuh dan menukik tajam jadi 17,2%. Kenapa? AHY “KO” saat debat. Orang bilang, belum punya jam terbang.

AHY menang di aspek psikologi. Muda dan ganteng. Generasi milenial suka. Emak-emak, apalagi. Secara sosiologis, AHY itu Jawa dan Sylvi, cawagubnya, itu Betawi. Debat menggugah rasionalitas pemilih Jakarta. Faktor psikologis dan sosiologis AHY pun lumpuh.

90% pemilih Jakarta nonton debat. 80%-nya memilih cagub berbasis pada debat. Variable ini yang membuat pasangan Anies-Sandi diuntungkan. Soal debat, Anies punya skill. Bicaranya tertata, dan cermat memilih kata. Soal konsep, Anies seorang akademisi yang terbiasa teliti mengolah data. Mantan rektor pula.
Kepiawaian oral Anies menjadi magnet pemilih. Terbukti, Anies-Sandi jadi pemenang. Debat memang bukan satu-satunya variable, tapi sangat berpengaruh.

Seandaianya AHY cagub di luar Jakarta, potensi menang lebih besar. Faktor debat kecil pengaruhnya terhadap pilihan pilkada di daerah. Sebab, masyarakat di daerah tak serasional penduduk Jakarta yang kelas menengahnya lebih besar.

Bagaimana dengan pilpres 2019? Faktor debat akan sangat berpengaruh. Jagad Indonesia akan gaduh dengan opini debat. Di warung kopi, warteg, pasar-pasar, pos ronda, arisan ibu-ibu, ruang perkantoran, debat capres-cawapres akan jadi menu utama. Semua akan ngobrol tentang debat. Dari sinilah opini terbentuk.

Medsos akan banjir content debat pilpres. Para pendukung akan menjaga gairah untuk melanjutkan debat di medsos. Debat di medsos bisa lebih seru dari debat di tv.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)