Sunday, 16 December 2018

Jadi Pembicara di “Limitless Campus”, Fery Farhati Cerita 10 #IbuIbukota

Jadi Pembicara di “Limitless Campus”, Fery Farhati Cerita 10 #IbuIbukota

Jakarta, Swamedium.com – Istri Gubernur DKI Jakarta, Fery Farhati menjadi pembicara dalam acara Limitless Campus, platform pembelajaran keterampilan hidup yang digelar di Soehana Hall, Ahad (13/5) kemarin.

Mengangkat Cerita #IbuIbukota, tentang peran Ibu untuk kesejahteraan Masyarakat, mengajak serta 10 dari sekian banyak perempuan yang selama ini bergerak dalam senyap untuk menjaga keharmonisan Kota Jakarta.

“Inilah beberapa dari #IbuIbukota di Jakarta. Alasan mereka bergerak mungkin berbeda, tapi para Ibu ini punya tujuan bersama, bahwa apa yang dilakukan semata untuk kesejahteraan keluarga Jakarta. Kita ucapkan terima kasih kepada #IbuIbukota yang telah menjaga keharmonisan kota,” ucap Fery yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta.

Kesepuluh perempuan yang ikut hadir mendampingi Fery diantaranya Penasihat TP PKK DKI Jakarta, Ani Fajar Panjaitan dan Erna Maharanto. Keduanya sudah mengabdi di PKK selama puluhan tahun.

Selanjutnya ada Shareen Ratnani yang memilki mimpi agar anak-anak usia dini mendapatkan pendidikan sebaik-baiknya agar tumbuh kembangnya optimal. Shareen sebagai seorang ahli parenting aktif menawarkan bantuan tanpa pamrih kepada orang-orang di sekitarnya.

Fery juga turut didampingi Rahmawati, Rosyadah, dan Ida yang akrab dipanggil Trio Rosdawati karena kekompakannya. Hadir pula Nana Maznah dan Ibu Nurbaeti. Kelima perempuan tersebut adalah saksi saat Fery mendirikan Rumah Pencerah empat tahun lalu, sebuah komunitas yang peduli dan aktif memberikan pendidikan kepada orangtua dari anak usia dini.

Fery juga tidak lupa memperkenalkan perempuan bernama Natalia Tjahya, Pendiri Yayasan Maria Monique Last Wish yang bergerak untuk membantu orang-orang sakit dan disabilitas yang hampir kehilangan harapan. Terakhir adalah Sere Rohana Napitupulu, perempuan yang pandai berkebun di lahan terbatas. Dalam satu sampai empat bulan, Sere bisa panen ratusan kilo sayur mayur dari hasil urban farming yang hasilnya dimanfaatkan kembali untuk masyarakat sekitar.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)