Monday, 21 May 2018

Iman, Aman, Imun; Persekusi terhadap Jilbab dan Cadar

Iman, Aman, Imun; Persekusi terhadap Jilbab dan Cadar

Foto: Widhyanto Muttaqien di depan kedai kopi miliknya. (Facebook)

Oleh: Widhyanto Muttaqien*

Bogor, Swamedium.com – Persekusi terhadap jilbab dan cadar, tampang santri, celana cingkrang, dan jenggot, sudah berlangsung, bahkan film pun dilarang main karena dianggap berkorespondensi dengan peristiwa pilkada Jakarta 2017, dan dilakukan oleh bukan warga Jakarta, bukan pula di Jakarta.

Apa yang berubah dari Orde Baru yang penuh muslihat dengan Rezim sekarang. Pertanyaan yang sama dilontarkan dalam penelitian Clifford Geerzt terhadap usaha sebagian intelektual untuk memutuskan hubungan Orde Lama ke Orde Baru. Geerzt menjawab jika dihubungkan dengan kultur akan mengherankan, penjelasannya kira-kira demikian ‘the crocodile is quick to sink, but slow to come up‘.

RUU atau Perppu Anti Terorisme saya pikir demikian. Tak mudah meniadakan terorisme tanpa memilah-milah penyebabnya. Politik pemaknaan yang ada dalam pasal-pasal bermasalah hanya akan menjadi masalah bagi penegakkan hukum di kemudian hari. Pilihan yang sulit memang, namun berselancarlah di dunia maya dan jujurlah terhadap WAG Anda. Perpecahan dan perdebatan berdasarkan prasangka sosial bahkan tak mau antri memenuhi dinding FB dan grup WA.

Sialnya Perppu bermasalah yang merupakan ancaman bersama bagi masyarakat sipil malah dipelintir menjadi komoditas politik yang banyak hoaksnya juga. Inilah yang mengherankan, kok kita senang memelihara konflik beserta sekamnya. Kita mengalami kejadian horor dan tak masuk akal di minggu pagi 13052018 bukan berarti kita mesti kehilangan masa depan sosial kita dengan memberikan kewenangan berlebihan terhadap Negara untuk memasung dan menyandera kebebasan.

Kisah Geerzt tentang #awasbuaya adalah cerita bagaimana demokrasi dan akal sehat mesti terpelihara setelah huruhara 1965. Tidak ada jaminan teroris hilang atau peristiwa mengerikan tidak akan terjadi lagi, dengan atau tanpa Perppu. Namun bisa dipastikan diskresi atau Perppu yang melampaui konstitusi akan bermasalah di kemudian hari.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)