Monday, 21 May 2018

Bawaslu Sebut Dugaan Pelanggaran Kampanye PSI Semakin Menguat

Bawaslu Sebut Dugaan Pelanggaran Kampanye PSI Semakin Menguat

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie.

Jakarta, Swamedium.com – Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochamad Afifuddin, mengungkapkan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) semakin menguat jelang penetapan status perkara tersebut. Menurutnya, keterangan dari para saksi ahli juga sejalan dengan dugaan Bawaslu.

“Dugaan awal kami adalah pelanggaran berupa kampanye di luar jadwal. Kemudian berdasarkan hasil klarifikasi kami dengan sejumlah pihak, dugaan itu semakin menguat,” ujar Afif kepada Republika.co.id di Kantor Bawaslu, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/5).

Meski dugaan ini menguat, Afif masih enggan menegaskan kesimpulan dari hasil penyelidikan kasus. Dia hanya menyebutkan bahwa apa yang disampaikan oleh sejumlah ahli sejalan dengan pemikiran Bawaslu. “Para saksi ahli menguatkan dugaan Bawaslu,” tegasnya.

Sebelumnya, Afif mengatakan sanksi bagi dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh PSI bisa diberikan kepada lebih dari satu orang. Dia mengungkapkan ada tiga nama dari PSI yang terungkap dalam proses penyelidikan oleh Bawaslu sebelumnya.

Menurut Afif, masa penyelidikan dugaan pelanggaran PSI oleh Bawaslu sudah habis waktunya pada Rabu (16/5). Bawaslu akan mengungkapkan hasil penyelidikan tersebut secepatnya.

Jika hasil penyelidikan mengungkap adanya pelanggaran kampanye dini, maka Bawaslu akan menetapkan sanksi kepada PSI. “Yang akan dikenai sanksi yakni penanggungjawab dari iklan di media cetak. Yang dimaksud penanggungjawab adalah nama-nama yang muncul di pemeriksaan (penyelidikan),” jelas Afif di Kantor Bawaslu, Selasa.

Artinya, kata Afif, sanksi bisa dikenakan kepada lebih dari satu orang. “Benar yang disanksi bisa lebih dari satu, dalam pemeriksaan sendiri muncul tiga nama,” ungkap Afif.

Tiga nama tersebut dipastikan adalah pejabat inti dari PSI. Namun, sampai saat ini Afif belum mau mengungkapkan siapa saja ketiga nama tersebut. “Tiga nama dari kalangan pejabat teras,” tuturnya.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)