Tuesday, 18 September 2018

Pemprov DKI Bakal Atur SOTR Diapresiasi Senator Jakarta

Pemprov DKI Bakal Atur SOTR Diapresiasi Senator Jakarta

Foto: Senator Jakarta Fahira Idris. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Selain penuh berkah, bulan ramadan dimanfaatkan oleh umat muslim untuk saling berbagi terutama saat berbuka dan sahur.

Kegiatan berbagi ini sudah menjadi tradisi terutama saat sahur dengan membagi makanan ke berbagai lokasi-lokasi tertentu mulai dari panti asuhan, panti sosial, dan ke masjid-masjid. Biasanya warga mengantar makanan sahur ke berbagai lokasi dengan menggunakan kendaraan terutama motor dan mobil.

Namun, terjadi penggerusan luar biasa makna Sahur On The Road (SOTR) yang sebenarnya baik menjadi kegiatan yang negatif dikarenakan ulah segelintir oknum yang berkonvoi, membut kericuhan bahkan melanggar hukum di jam-jam sahur dengan kedok SOTR. Oknum-oknum seperti ini harus ditindak tegas karena apa yang mereka lakukan bukan syiar ramadan dan melanggar hukum.

Senator atau Anggota DPD RI DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi kebijakan Pemprov DKI Jakarta lewat Kepala Dinas Sosial yang memberi opsi dengan menyiapkan berbagai lokasi terutama masjid untuk kelompok warga masyarakat yang ingin melakukan kegiatan sahur bersama dan berbagi makanan saat sahur.

“Kebijakan ini solusi yang sangat tepat bagi kelompok warga yang ingin melakukan SOTR di Jakarta sehingga bisa berlangsung aman dan tertib serta tidak memicu datangnya pengemis dan manusia gerobak turun ke jalanan. Jadi sahurnya itu bukan di jalanan, tetapi di lokasi-lokasi tertentu misalnya masjid, panti asuhan, dan lainnya. Istilah tepatnya sahur on the spot-lah. Saya apresiasi kebijakan ini. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang melarang sama sekali, ujar Fahira di Jakarta, Jumat (18/5).

Fahira mengungkapkan, sesungguhnya kegiatan SOTR bukanlah berkonvoi, membagikan makanan dan makan sahur dijalanan sehingga berpotensi menimbulkan berbagai persoalan mulai dari tawuran hingga sampah. Namun, adalah syiar ramadan lewat berbagi makanan dan sahur bersama dengan mereka yang kurang beruntung yang berada di panti-panti asuhan, panti jompo, panti sosial, masjid atau ke lokasi-lokasi yang warganya perlu mendapat bantuan seperti di kampung-kampung bekas penggusuran.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)