Wednesday, 20 February 2019

Gagal Jerat dengan UU Ormas, Hakim Memvonis Aktivis FPI diluar Tuntutan Jaksa

Gagal Jerat dengan UU Ormas, Hakim Memvonis Aktivis FPI diluar Tuntutan Jaksa

Foto : Pasangan mesum non pasutri yang digelandang ke polsek prambanan. (dok. FPI DPC Klaten)

“Sehingga oleh karenanya Majelis Hakim menjatuhkan hukuman percobaan dengan 5 bulan kurangan penjara jika dalam masa 6 bulan melakukan perbuatan pidana lagi, sesuai pasal 335 KUHP,” ungkap Kalono.

Sementara anggota TPAI lainnya, Avik Anshori mengatakan, Penasehat Hukum mempunyai bukti fakta persidangan bahwa para saksi korban ketakutan bukan karena datangnya orang berbaju FPI, namun mereka takut jika ketahuan keluarganya. Bahkan, kata Avik, salah satu Hakim sempat menasihati sebaiknya keluarganya diberitahu agar para saksi korban atau pelaku asusila tidak mengulangi lagi berbuat zina/selingkuh.

“Semua fakta persidangan tersebut dan fakta-fakta yang lain terekam semua dengan baik, maka Penasehat Hukum akan melakukan upaya hukum dengan mengajukan banding atau kasasi terhadap putusan Majelis Hakim tersebut,” tegas Avik.

Upaya tersebut dilakukan, menurut Avik, untuk menjaga kehormatan dunia peradilan dan dalam rangka menegakkan amar makruf nahi munkar.

“Juga untuk menyelamatkan generasi muda yang kondisi sosialnya sudah sangat memprihatinkan,” pungkas Avik. (*/ls)

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)