Sunday, 21 October 2018

Warga Keracunan Keong Sawah, Ini Kata Ustadz Tengku Zulkarnain

Warga Keracunan Keong Sawah, Ini Kata Ustadz Tengku Zulkarnain

Foto: Wasekjen MUI, KH Tengku Zulkarnain. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Wakil Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ustadz Tengku Zulkarnain mengomentari perihal warga Bogor yang keracunan keong sawah saat berbuka puasa.

Ustadz Tengku mengaitkan kejadian tersebut dengan anjuran dari Menteri Pertanian Andi Amran, terkait konsumsi keong sawah beberapa waktu lalu. .

“Kemarin Mana Itu Menteri yg Menyarankan Makan Keong Sawah…? Sudah Membezuk Mereka Belum…?
Ya Allah Sebegitu Sengsaranya Nasib Rakyat Jelata Mau Makan Enak Saja Susah. Padahal Sudah 72 Tahun Merdeka. Tunjukkan Kami Jalan agar Terbebas dari Zaman Sengsara Ini… Amin….,” tulis Ustadz Tengku lewat akun Twitternya, @ustadtengkuzul, Sabtu (27/5)

Diketahui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pernah menyarankan masyarakat beralih ke keong sawah atau tutut untuk menggantikan daging sebagai sumber protein.

Di sela inspeksi dadakan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sedikit menyinggung persoalan daging. Menurut dia, masyarakat bisa beralih konsumsi ke komoditas lain yang proteinnya hampir sama seperti daging.

“Seperti tutut itu protein lebih bagus dari daging,” ujarnya seperti di lansir okezone.com, Senin (4/12/2017).

Amran melanjutkan, tutut memiliki protein yang tinggi namun menyehatkan. Maksudnya, ketika ada seorang yang memiliki tekanan darah tinggi, masih bisa mengkonsumsi tutut yang proteinnya tinggi.

“Tidak ada kan orang tekanan darah tinggi dilarang makan tutut,” tandasnya.

Sebelumnya, puluhan Warga Kampumg Sawah, RT 1/7, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor mengalami keracunan usai berbuka puasa, Jumat (25/5). Diduga keracunan tersebut akibat mengkonsumsi keong sawah. (*/ls)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)