Wednesday, 20 February 2019

Penanganan Kasus RJ dan MFB harus Mencerminkan Rasa Keadilan Publik

Penanganan Kasus RJ dan MFB harus Mencerminkan Rasa Keadilan Publik

Foto: Pradipa Yoedhanegara. (Dok. pribadi)

Oleh: Pradipa Yoedhanegara*

Jakarta, Swamedium.com – Viralnya video seorang remaja pelajar berinisial RJ berusia 16 tahun yang ingin menembak presiden jokowi dan secara terbuka menghina serta mencaci maki presiden jokowi dengan sebutan sebagai “Kacung” sangatlah memprihatinkan semua pihak karena hal tersebut dianggap oleh yang bersangkutan sebagai lucu-lucuan saja dan tidak bermaksud untuk melakukan hal lebih jauh lagi.

Kasus penghinaan kepada presiden Jokowi bukanlah yang pertama kali terjadi. Dalam catatan saya setidaknya, ada beberapa kasus yang saya sendiri tidak begitu hafal jumlahnya. Akan tetapi kasus penghinaan terhadap Presiden Jokowi tersebut, “semua yang diduga sebagai tersangkanya ditangkap, kemudian dilakukan upaya penahanan oleh pihak kepolisian”, sesuai prosedur hukum acara.

Adalah sebuah akun Facebook bernama Ringgo Abdillah (pelakunya berinisial MFB), yang merupakan seorang remaja berumur 17 tahun ditangkap polisi pada medio Agustus 2017 setelah mengunggah tulisan, yang “bernada hinaan kepada Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian”.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh polisi, pelaku berinisial MFB yang masih berusia 17 tahun itu diketahui mengelola setidaknya 30 akun Facebook yang menyebarkan kebencian dan hinaan untuk Presiden Joko Widodo. “Kepada penyidik polri, remaja putus sekolah itu mengaku sudah mengelola akun itu sejak tahun 2012? Artinya sejak yang bersangkutan masih berumur 12 tahun”.

Kemudian kasus tersebut bisa dinyatakan lengkap alias P21 oleh kejaksaan negeri medan dan remaja putus sekolah yang masih berumur 17 tahun tersebut, kemudian didakwa dengan pasal berlapis, yakni melanggar Pasal 45 Ayat (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo Pasal 27 Ayat (3) UU RI No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)