Thursday, 21 June 2018

Kunjungi Zionis Israel, MUI: Yahya Staquf sangat merusak citra Indonesia

Kunjungi Zionis Israel, MUI: Yahya Staquf sangat merusak citra Indonesia

Jakarta, Swamedium.com — Israel kembali mengundang pejabat atau tokoh muslim dari Indonesia. Sekali lagi, polemik meruap terkait adanya pejabat atau tokoh muslim dari Indonesia bersedia memenuhi undangan dari negara Bintang Daud itu.

Kontroversi kali ini dipicu oleh kesediaan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Yahya Cholil Staquf datang ke Israel untuk menghadiri konferensi tahunan Forum Global AJC (Komite Yahudi Amerika) yang digelar di Yerusalem selama 10-13 Juni 2018.

Ini kali pertama Forum Global AJC yang dilakukan di luar Amerika sejak lembaga advokasi Yahudi ini berdiri 112 tahun lalu. Presiden Abdurrahman Wahid alias Gud Dur pernah menghadiri acara serupa yang dilangsungkan pada 2002 di Ibu Kota Washington DC, Amerika.

Dilansir VOA Indonesia, Senin (11/6), Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi menjelaskan pihaknya melihat lawatan Yahya Staquf itu melanggar etika diplomasi, konstitusi, dan aspek hubungan sosial keagamaan.

Dari sisi konstitusi dan politik internasional, lanjut Muhyidddin, Indonesia memiliki sikap tegas, yakni tidak mengakui kedaulatan negara Israel sampai Israel mengakui kemerdekaan Palestina. Bahkan salah satu hasil dari Konferensi Tingkat Tinggi OKI mengenai Yerusalem yang digelar di Jakarta pada 2016, adalah memboikot barang-barang dari Israel.

Muhyiddin menegaskan Israel adalah satu-satunya negara yang tidak mau tunduk terhadap resolusi yang dikeluarkan Majelis Umum dan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Jadi kami melihat kunjungan (Yahya Staquf) ini sangat merusak citra Indonesia di dunia internasional. Karena kunjungan tersebut justru merusak hubungan bilateral Indonesia dengan Palestina, hubungan Indonesia dengan negara Arab lainnya,” tandasnya.

Apalagi, kata Muhyiddin, kunjungan Yahya Staquf tersebut terjadi saat pasukan Israel gencar membunuhi demonstran Palestina di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel, di mana sudah 139 orang tewas dan sepuluh ribu lainnya cedera.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)