Tuesday, 16 October 2018

Amien Rais Dorong Kader Muda PAN Nyapres

Amien Rais Dorong Kader Muda PAN Nyapres

Foto: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Amien Rais usai bertemu di Sleman, Jogyakarta. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Manuver Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) PAN Amien Rais yang menyatakan siap maju sebagai calon presiden, dimaksudkan untuk mendorong kader PAN muncul sebagai bakal calon presiden. Posisi Amien Rais adalah cadangan paling akhir kalau tidak ada calon lain yang maju.

Anggota Wanhor PAN, Dradjad Wibowo mengatakan hal terpenting bagi Amien Rais adalah ganti presiden di 2019. Karena itu harus ada pasangan capres-cawapres yang berani dan berpeluang menang Pilpres 2019.

“Sebenarnya pak Amien itu mendorong kader-kader PAN agar muncul menjadi bacapres bacawapres,” kata Dradjad, Selasa (12/6).

Dradjad mengatakan selain Ketum PAN Zulkifli Hasan, Amien juga memunculkan dua mantan ketum yaitu Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa.

“Tapi kan tidak elok kalau dari empat ketum/mantan Ketum PAN ada satu yang tidak muncul yaitu pak Amien sendiri. Nanti muncul kesan, pak Amien ini koq mendorong-dorong orang lain bersaing dengan pak Jokowi, tapi dirinya sendiri tidak mau maju,” ungkapnya.

Karena itulah, kata Dradjad, Amien menyebutkan, kalau memang situasinya mendesak, ya mbah Amien ini harus siap turun gunung jadi bacapres.

Dijelaskan Dradjad, bagi orang Jawa, ketika seseorang menyebut dirinya sendiri “mbah”, itu artinya sangat dalam. Itu berarti, Amien sangat menyadari bahwa dia sudah sepuh, sudah “manditho” menjadi guru bagi generasi muda.

“Jadi harapan beliau, ada tokoh yang lebih muda, yang berpeluang besar memenangkan pilpres 2019,” jelas Dradjad.

Tapi rupanya, kata Dradjad, pernyataan kesiapan Amien Rais disalahtafsirkan sebagai keinginan pribadi untuk maju sebagai capres. “Muncullah berbagai respon, hingga Presiden pun ikut berkomentar,” kata politikus yang sangat dekat dengan Amien Rais ini.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)