Tuesday, 16 October 2018

Divestasi Saham Freeport Gunakan Modus RS Sumber Waras

Divestasi Saham Freeport Gunakan Modus RS Sumber Waras

Proses divestasi saham Freeport masih belum tuntas. (*/Viva.co.id)

Oleh: Djony Edward*

Jakarta, Swamedium.com — Divestasi sahan PT Freeport Indonesia seperti dipaksakan, apalagi menggunakan kas Rp55,44 triliun. Padahal kalau pemerintah mau menunggu hingga 2021, maka dapat memiliki kembali secara otomatis lahan PT Freeport Indonesia. Ada apa gerangan di balik pemaksaan kehendak ini?

Jika diperhatikan dengan teliti, ada kemiripan kasus divestasi saham Freeport McMoRan, Rio Tinto dan Indo Cooper di PT Freeport Indonesia. Dimana ada tenggat waktu habis masa kontrak, tapi dipaksakan mengeluarkan kas akibat menguasai saham lebih awal.

Tengok saja kasus Rumah Sakit (RS) Sumber Waras, tanah seluas 3,64 ha yang dibeli Pemprov DKI memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 2878 per 27 Mei 1998 dengan masa berlaku 20 tahun, alias habis hak gunanya pada 27 Mei 2018. Berdasarkan Pasal 36 Ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 40 Tahun 1996, tanah dengan sertifikat HGB yang habis jangka waktunya otomatis menjadi tanah milik negara.

Lantas mengapa Gubernur DKI Jakarta saat itu Basuki Tjahaja Purnama memaksakan diri membayar dengan kas sebesar Rp755,69 miliar pada 31 Desember 2014, pada pukul 19:00 dengan cek tunai. Pertanyaan sederhana, mengapa tidak menunggu 27 Mei 2018? Adakah kebutuhan mendesak untuk membangun RS Sumber Waras?

Itu sebabnya banyak analisa yang mengarahkan bahwa sebenarnya ada kaitannya dengan Pilkada 2017, dimana ada sebagian dana yang dipakai untuk kepentingan Pilkada. Sehingga menurut hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ada potensi kerugian negara sebesar Rp191 miliar.

Namun dalam perjalanannya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah membaca hasil audit BPK yang merupakan permintaan KPK, menyimpulkan tidak ada niat jahat dari Ahok dalam temuan BPK tersebut di RS Sumber Waras. Publik pun dibuat bingung tujuh keliling.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

  1. Anonymous

    Min lanjutan nya yang 1234.. terlalu dekat jaraknya. Kasih agak renggang dikit biar enak kliknya kalau pake android. Atau tambahin next button

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)