Wednesday, 12 December 2018

Rupiah Bergejolak, Asing Tarik Rp 800 M dari Pasar Saham

Rupiah Bergejolak, Asing Tarik Rp 800 M dari Pasar Saham

Foto. Perekonomian Indonesia di tahun depan diprediksi masih lesu, beban hidup makin bertambah. (nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp 800 miliar di pasar saham sepanjang minggu ini. Dengan demikian, jual bersih investor asing sepanjang tahun 2018 telah mencapai Rp 50,9 triliun, jauh melampaui jual bersih sepanjang tahun 2017 yang hanya sebesar Rp 39,9 triliun.

Pekan ini, Asing Tarik Dana Rp 800 Miliar dari Pasar SahamFoto: Bursa Efek Indonesia

Lima besar saham yang paling banyak dilepas investor asing sepanjang pekan ini diantaranya: PT Bank Tabungan Negara Tbk/BBTN (Rp 332 miliar), PT Bank Negara Indonesia Tbk/BBNI (Rp 235,4 miliar), PT Bank Mandiri Tbk/BMRI (Rp 191,4 miliar), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk/BBRI (Rp 182,3 miliar), dan PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk/INKP (Rp 151 miliar).

Seperti yang dapat dilihat di atas, saham-saham yang banyak dijual oleh investor asing didominasi oleh saham-saham emiten perbankan. Hal ini terjadi lantaran kinerja keuangan yang mengecewakan.

Untuk periode kuartal-II 2018, laba bersih per saham BBTN tercatat hanya sebesar Rp 69, jauh di bawah konsensus yang dihimpun oleh Reuters sebesar Rp 82,5.

Kemudian, BMRI membukukan laba bersih sebesar Rp 6,32 triliun sepanjang kuartal-II, mengalahkan konsensus yang sebesar Rp 6,11 triliun. Namun, ada kekhawatiran mengenai pos pendapatan bunga bersih (net interest income) yang tak bisa memenuhi ekspektasi analis. Sepanjang kuartal-II, pendapatan bunga bersih tercatat sebesar Rp 13,3 triliun, cukup jauh di bawah konsensus yang sebesar Rp 13,75 triliun.

Turunnya pendapatan bunga bersih merupakan hasil dari menipisnya marjin bunga bersih (net interest margin) perusahaan. Pada kuartal-II, marjin bunga bersih turun menjadi 5,7%, dari yang sebelumnya 5,88%.

Sebagai catatan, pendapatan bunga bersih merupakan ‘nyawa’ utama dari operasional sebuah bank. Ketika pendapatan bunga bersih tak mampu memenuhi ekspektasi investor, ada ekspektasi bahwa kinclongnya bottom line perusahaan tak akan berlangsung lama.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

  1. Anonymous

    Zakat is one of the five pillars of Islam. As such, it is compulsory on Muslims, provided they meet certain conditions and criteria. Any Muslim who possesses the required nisaab (the minimum amount of wealth that one must have before zakat is payable) for one whole year is bound to pay Zakat on that wealth. It is imperative that Muslims know exactly how much Zakat they owe and How to Calculate Zakat so that the right amount can be given to the intended recipient.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (1)