Friday, 16 November 2018

Tingkatkan Ekonomi, Kemenristek Dikti Bersinergi dengan Klaster Inovasi

Tingkatkan Ekonomi, Kemenristek Dikti Bersinergi dengan Klaster Inovasi

Jakarta – Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi berupaya membangun sinergi dengan para pelaku pengembangan Klaster Inovasi, diantaranya, Nilam Aceh dan kelapa di Minahasa Sekatan melalui penerapan teknologi.

“Klaster Inovasi Nilam Aceh merupakan sebuah model pendekatan untuk peningkatan ekonomi rakyat, mendorong kolaborasi dan sinergi pelaku inovasi khususnya untuk industri nilam di Aceh,” kata Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Djumain Appe dalam rapat koordinasi pengembangan klaster inovasi untuk nilam Aceh dan kelapa Minahasa Selatan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Tambah Djumain Appe, BPPT lewat Direktur Jenderal Penguatan Inovasi akan mendukung dengan bekerja sama dengan perguruan ting

“Kita mendukung perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk bersinergi membangun kembali kejayaan nilam Aceh,” tambahnya.

Pengembangan klaster inovasi nilam Aceh, menurut dia, melibatkan Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala (perguruan tinggi); Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, dan Bank Indonesia (pemerintah); PT Haldin Pasifik Semesta, PT General Aromatik dan Koperasi Industri Nilam Aceh (pelaku usaha); serta Forum Nilam Aceh dan Dewan Atsiri Aceh selaku wakil unsur masyarakat.

Djumain mengatakan dalam hal ini perguruan tinggi dapat berperan sebagai pusat keunggulan dalam menghasilkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat guna mendukung pengembangan Klaster Inovasi Nilam Aceh, yang diinisiasi Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi sejak… 2017.

Dengan dukungan Direktorat Jenderal Penguatan Inovasi, Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala telah membantu pengembangan ketel penyulingan nilam, pengembangan produk turunan nilam, dan pembuatan lahan percontohan nilam di Aceh Jaya.

Kepala Atsiri Research Center Universitas Syiah Kuala Syaifullah Muhammad mengatakan pemerintah Kabupaten Aceh Jaya telah menyediakan dua hektare lahan di Desa Seuneubok Padang, Kecamatan Teunom, untuk pusat Klaster Inovasi Nilam Aceh.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)