Wednesday, 14 November 2018

Masih Dualisme, Parmusi Minta PPP Tak Kehilangan Suara

Masih Dualisme, Parmusi Minta PPP Tak Kehilangan Suara

Jakarta – Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) melalui ketua umumnya Usamah Hisyam menginginkan agar konflik yang masih terjadi di Partai Persatuan Pembangunan tidak membuat Partai tersebut kehilangan suaranya.

“PPP harus diselamatkan suaranya agar lolos dari parlementarytreshold. Sejauh mana kita punya komitmen untuk jangka pendek maupun jangka panjang,” kata Usamah saat menerima PPP muktamar Jakarta yanh dipimpin Humprey Djemat, Kamis (13/9).

Dia menambahkan, PPP Muktamar Jakarta itu datang kepada Parmusi dalam rangka road show. Dimana 4 fungsi partai PPP, NU, Parmusi, PPP PSII dan Perti. Mereka meminta 4 fungsi partai berupaya untuk mempersatukan PPP kembali agar tidak tereleminasi di 2019.

“Sebetulnya sudah tidak ada masalah. Jika struktur tidak dipersatukan maka PPP akan kehilangan suara nantinya. Ada upaya untuk mempersatukan baik struktural maupun suara. Dari situ akan ada Mukernas di Oktober 2018 nanti,” jelasnya

Dirinya pun mengimbau kepada Romahurmuzy Rhomahurmuzy, meski telah lolos sebagai peserta pemilu namun masih ada jalan terjal yang harus dilalui.

“Apa PPP dapat melampaui di parlememtary treshold. Saran saya ada dialog untuk menyelamatkan partai secara institusi jika tidak suara PPP akan drop,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan ada inisiasi untuk mempersatukan dan dia menyarankan selamatkan PPP melalui proses membangun sifat kooperatif.

“Kita lihat saja pertemuan lintas partai nanti. Ada sikap terbuka kedua pihak nanti karena 1 suara saja dibutuhkan. Dan pintu harus terbuka lebar,” ulasnya.

Kami mengharapkan pada 1 Januari 2019 akan ada agenda kuat untuk Muktamar. Tidak mungkin ada kekuatan suara jika tidak ada penyatuan struktur organisasi.

“Kita dukung semuanya. Jika PPP mau selamat harus islah bermartabat. Islah yang dilakukan benar dan tulus. Niat itu harus ada,” katanya.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)