Wednesday, 14 November 2018

UAS Akhirnya Blak-blakan soal Intimidasi dan Persekusi (2)

UAS Akhirnya Blak-blakan soal Intimidasi dan Persekusi (2)

Jakarta, Swamedium.com — Kenapa Gak Silaturahim ke Kiyai-Kiyai?

Saya berjanji, lebih kurang setahun yang lalu, dengan Al-Mukarram Al-Ustadz Kiyai Haji Dr Muhammad Afifuddin. Ayah beliau, Almarhum KH Dimyati Romli, Mursyid Thariqah Qadiriyah Wan Naqshabandiyah Demak, Ponpes Darul Ulum Peterongan.

Watu itu ayah beliau akan haul, awal tahun 2019. Pas saya lihat kalender, pas ini. Nanti (setelah atau sebelum) haul, tolong bawakan saya ke Gus Mus, Mbah Moen (KH Maimoen Zubair), dengan Abah Luthfi (Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan). Itu setahun yang lalu, saya tulis di HP.

Kemarin waktu di Malang silaturahim ke kiyai. Kemudian silaturahim dengan kiyai khash. Sudah dilakukan. Sudah lama diagendakan, setahun yang lalu.

Sakit Hati Dengan Penolakan?

Buat aja standar se-Indonesia bahwa sebelum ceramah seluruh pengajian se-Indonesia, dalam rangka membangkitkan kecintaan terhadap NKRI, maka; satu diawali dengan baca Qur’an, dua shalawat badar, tiga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Jadi semua ustadz-ustadz. Jangan buat untuk orang-orang tertentu. (Supaya) gak ada yang aneh, biasa-biasa saja.

Buat aja. (Untuk) Semua ustadz, semua ustadz se-Indonesia.

Gak tersinggung. Gak apa-apa. Orang kita cinta negara. Saya nyanyi Indonesia Raya dari SD. Bukan berarti saya dari pesantren lalu pesantrennya radikal yang gak boleh hormat bendera. Orang saya dirijennya kok.

Tiba-tiba sekarang disuruh menyanyi? Ya lucu aja!

Puluhan Kali Diklarifikasi Tapi Tetap Dituduh?

(Penuduh, Penolak) Mau viral. Dulu ada kawan saya, cerdas dia. Saya kan gak punya FB. ‘Mad, ini orang sebelum ngejek ente, like-nya cuma 5-10. Setelah ngejek ente, ribuan komen. Coba lihat.’ Pas saya lihat, iya juga.

Jadi caleg-caleg sekarang, saya lihat, kalau mau iklan gratis, ejeklah saya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)