Wednesday, 19 September 2018

Apa Saja Isi Pakta Integritas Prabowo-Sandi dengan Ulama?

Apa Saja Isi Pakta Integritas Prabowo-Sandi dengan Ulama?

Jakarta, Swamedium.com – Calon Presiden 2019-2024 Prabowo Subianto menandatangani Pakta Integritas yang disodorkan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama dalam agenda Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional jilid dua yang berlangsung di Grand Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Ahad (16/9).

Ketika ditawari nota kesepahaman, Ketua Umum Partai Gerindra itu langsung menyatakan Kesiapan untuk melaksanakannya jika dirinya terpilih jadi Presiden RI.

“Insya Alloh siap,” kata Prabowo dengan tegas.

Pakta Integritas yang ditandangani Prabowo Subianto, Ketua Umum GNPF Ustaz Yusuf Muhammad Martak, dan KH Abdul Rosyid Abdullah Syafii sebagai saksi, terdiri dari 17 poin. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

1. Sanggup melaksanakan Pancasila dan UUD 1045 secara murni dan konsekuen.

2. Siap menjaga dan menjunjung nilai-nilai religius dan etika yang hidup di tengah masyarakat. Siap menjaga moralitas dan mentalitas masyarakat dari rongrongan gaya hidup serta paham-paham merusak yang bertentangan dengan kesusilaan dan norma-norma yang berlaku lainnya di tengah masyarakat Indonesia.

3. Berpihak pada kepentingan rakyat dalam setiap proses pengambilan kebijakan dengan memperhatikan prinsip representasi, proporsionalitas, keadilan, dan kebersamaan.

4. Memperhatikan kebutuhan dan kepentingan umum beragama, baik umat Islam, maupun umat agama-agama lain yang diakui Pemerintah Indonesia untuk menjaga persatuan nasional.

5. Sanggup menjaga dan mengelola Ukhuwah Islamiyah (Persaudaraan Ummat Islam), secara adil untuk menciptakan ketenteraman dan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat Indonesia.

6. Menjaga kekayaan alam nasional untuk kepentingan sebesar-besar kemakmuran rakyat Indonesia.

7. Menjaga keutuhan wilayah NKRI dari ancaman separatisme dan imperialisme.

8. Mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina di berbagai panggung diplomatik dunia sesuai dengan semangat dan amanat Pembukaan UUD 1945.

9. Siap menjaga amanat TAP MPRS No. 25/1966 untuk menjaga NKRI dari ancaman komunisme serta paham-paham yang bisa melemahkan bangsa dan negara lainnya.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)