Friday, 16 November 2018

Intoleran! Juri Asian Para Games 2018 Diskualifikasi Pejudo Indonesia Lantaran Jilbab

Intoleran! Juri Asian Para Games 2018 Diskualifikasi Pejudo Indonesia Lantaran Jilbab

Jakarta, Swamedium.com – Juri pertandingan judo kelas 52 kg cabang olahraga blind judo Asian Para Games 2018 mengeluarkan keputusan yang intoleran terhadap muslimah pejudo dari Indonesia, Miftahul Jannah (21). Dirinya didiskualifikasi dari pertandingan lantaran menolak menanggalkan jilbab yang dipakainya.

Perempuan yang akrab disapa Miftah itu menolak menanggalkan jilbab sebab ia ingin tetap menutup auratnya meski bertanding. Juri berlandaskan aturan meminta Miftah melepas jilbab. Miftah menolak hingga akhirnya didiskualifikasi. Miftah pun bersedih. Pada Senin (8/10), Miftah tak bisa bertanding membela Indonesia.

“Dia mendapatkan diskualifikasi dari wasit karena ada aturan wasit dan aturan pertandingan tingkat internasional di Federasi Olahraga Buta Internasional (IBSA) bahwa pemain tidak boleh menggunakan jilbab dan harus lepas jilbab saat bertanding,” kata penanggung jawab pertandingan judo Asian Para Games 2018 Ahmad Bahar seperti dikutip dari Antara.

Dilansir Kumparan, Bahar menyebut bahwa Miftahul enggan melepas jilbab ketika bertanding karena tidak mau auratnya terlihat lawan jenis.

“Kami sudah mengarahkan atlet, tapi dia tidak mau. Bahkan, dari Komite Paralimpiade Nasional (NPC), tim Komandan Kontingen Indonesia sudah berusaha dan mendatangkan orang tua dari Aceh untuk memberi tahu demi membela negara,” katanya tentang dukungan kepada atlet tunanetra itu.

Atlet berusia 21 tahun itu, menurut Bahar, telah menginjak matras pertandingan dan enggan melepas jilbab pada pertandingan kelas 52 kilogram.

“Hal yang perlu ditekankan adalah juri bukan tidak memperbolehkan kaum muslim untuk ikut pertandingan. Aturan internasional mulai 2012, setiap atlet yang bertanding pada cabang judo tidak boleh berjilbab karena dalam pertandingan judo ada teknik bawah dan jilbab akan mengganggu,” ujarnya.

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)