Monday, 22 October 2018

Jubir Prabowo-Sandi: Kami fokus amankan dapur emak-emak di rumah

Jubir Prabowo-Sandi: Kami fokus amankan dapur emak-emak di rumah

Jakarta, Swamedium.com — Jakarta Menjelang kontestasi politik, berita hoaks yang menjelekkan peserta kontestasi kerap muncul dan bertebaran di media sosial. Berita hoaks ini kerap dimanfaatkan untuk menjatuhkan lawan politik. Namun kubu Prabowo-Sandi tak khawatir dengan informasi hoaks yang bisa menjatuhkan mereka.

Juru bicara pasangan Prabowo-Sandi, Gamal Albinsaid mengatakan, pihaknya tak akan fokus untuk membantah informasi hoaks yang digunakan untuk menyerang kubunya. Pihaknya hanya akan fokus membahas isu ekonomi yang telah menjadi prioritas pasangan Prabowo-Sandi.

Menurutnya, masyarakat juga telah cerdas dan tak akan mudah percaya dengan informasi hoaks. Karena itulah pihaknya tak khawatir dengan berita hoaks yang menyerang Prabowo-Sandi.

“Kami tidak khawatir karena masyarakat sudah sangat cerdas. Mereka juga tidak akan khawatir dengan isu hoaks. Mereka akan berpikir dengan dapur mereka bagaimana. Lalu bagaimana anaknya setelah lulus SMA bisa lanjut kuliah, setelah kuliah anaknya bisa kerja. Sehingga kami fokus mengamankan dapur emak-emak di tiap rumah,” jelas Gamal di media center pemenangan Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/10) petang.

Gamal menjelaskan, pihaknya telah berkomitmen untuk membangun narasi-narasi positif selama tujuh bulan ke depan. Pihaknya ingin mengedepankan narasi yang bisa mempersatukan, bukan memecah belah.

Saat ini, lanjutnya, masyarakat juga telah lelah dengan informasi hoaks. Merespons berita hoaks dapat menyita waktu, tenaga, dan pikiran.

“Itu sangat tidak konstruktif dan tidak produktif sehingga kami akan terus berkomitmen mengomunikasikan narasi-narasi ekonomi, gagasan-gagasan ekonomi, visi misi kebangsaan yang itu akan menjadi pertimbangan masyarakat ke depan,” pungkasnya. [fik]

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)