Monday, 22 October 2018

Sandiaga Bertekad Jadikan Indonesia Pusat Syiar Islam Dunia

Sandiaga Bertekad Jadikan Indonesia Pusat Syiar Islam Dunia

Sandiaga Uno Silaturahmi ke kediaman habib ali bin abdurrahman assegaf di tebet utara, tebet, jakarta selatan (selasa, 27/6).

Sandi mengamini bahwa akhirnya Ratna mengaku berbohong pernah dianiaya. Dengan kata lain, isu kekerasan terhadap Ratna bukan kenyataan. Namun, Sandi tetap bersyukur.

Menurutnya, meski kabar penganiayaan Ratna adalah kebohongan, setidaknya sudah menunjukkan bahwa publik tidak abai terhadai isu kekerasan terhadap perempuan.

Dia berharap ke depannya masyarakat semakin menghargai perempuan.

“Paling tidak isu kekerasan terhadap perempuan sekarang jadi mainstream, jadi isu utama dan mudah-mudahan ini juga bisa mengubah pola pikir kita memuliakan perempuan menghormati ibu kita,” kata Sandi.

Menanggapi kasus hoaks Ratna Sarumpaet, Sandi di satu sisi merasa bersyukur. Dia tidak bisa membayangkan wanita dengan kepala tujuh dianiaya tiga orang.

Terlebih, Sandi mengaku ibunya pun berusia 77 tahun. Dia mengaku terbayang bagaimana jika ibunya yang mengalami penganiayaan hingga lebam di wajah.

Tapi, Sandi mengaku ceroboh dan meminta maaf kepada publik tentang hoaks Ratna Sharumpaet. Dia mengaku kurang teliti, sehingga sempat hanyut dalam kebohongan Ratna.

“Menurut saya ini pelajaran buat kami dan pelajaran seluruh bangsa bahwa kita harus betul-betul objektif, verifikasi,” ujar Sandi.

Sumber: CNNIndonesia

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)