Monday, 10 December 2018

ILUNI UI Badan Hukum: KPK layak dibubarkan dan Tito layak diadili

ILUNI UI Badan Hukum: KPK layak dibubarkan dan Tito layak diadili

Foto: Kapolri Tito Karnavian menerima kunjungan Ketua KPK Agus Rahardjo di Mabes Polri. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Kasus dugaan suap yang menyeret nama Kapolri Tito Karnavian mendapatkan sorotan publik salah satunya oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia Badan Hukum.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (11/10), ILUNI UI Badan Hukum mengatakan bahwa Tito Karnavian patut dicopot karena melanggar sumpah jabatan dan harus segera dibawa ke meja hijau.

Begitu pula dengan KPK, layak untuk dibubarkan karena lalai dan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi.

Pernyataan tersebut disampaikan Andi Renold Wakil Sekjen ILUNI UI Badan Hukum.

Menurut Renold, Kepala Polisi RI Tito Karnavian harus dicopot dari jabatannya dan segera diajukan ke meja hijau bila investigasi indonesialeaks valid.

“Jika dugaan tersebut benar maka hal itu terang sekali, Hakim MK Patrialis Akbar hanya tercatat menerima 1 kali suap dari pengusaha Basuki Hariman dan dihukum bersalah, sementara Tito Karnavian diduga menerima suap lebih dari 1 kali dengan total Rp8 Miliar malah bergerak bebas dan memimpin Polri. Inikan mengganggu logika keadilan masyarakat,” tambah Renold.

Pada Senin (8/10) publik dikejutkan oleh laporan kolaborasi 9 media di Indonesia Leaks.

Dalam laporan yang berjudul “Skandal Perusakan Buku Merah”, para jurnalisnya membuat laporan investigasi lanjutan mengenai upaya perusakan barang bukti yang dilakukan oleh dua mantan penyidik lembaga anti rasuah yang berasal dari institusi kepolisian.

Lembar yang dirusak tersebut diduga berisi catatan transaksi keuangan dari pengusaha Basuki Hariman ke Tito Karnavian.

Selaku pengusaha impor, Basuki Hariman, memberikan uang suap ke berbagai pihak. Tujuannya, untuk memuluskan kepentingannya dalam berusaha.

Uang suap yang berhasil dibuktikan oleh KPK yakni mengalir ke mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar senilai US$ 70 ribu.  

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

  1. Anonymous

    Kpk bubarkan aja krn tumpul keatas tajam kebawah.spt hal kasus pak tito apapu alasan nya spt kt beliau uangnya sdh dikembalikan ke kpk.arti sdh terjadi suap perbuatan sdh melawan hkm pasal 7 Uu kpk.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (1)