Monday, 22 October 2018

Kejagung Diminta Cabut Deponering Bambang Widjojanto

Kejagung Diminta Cabut Deponering Bambang Widjojanto

Jakarta, swamedium.com – Ratusan aksi massa yang menamakan dirinya Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan melakukan aksi demonstrasi di Kejaksaan Agung untuk meminta Jaksa Agung HM Prasetyo mencabut Deponerring terhadap Bambang Widjojanto.

“Deponering adalah mengesampingkan, tetapi bukan menghentikan proses hukum,” kata Ketua Aksi Mulyadi P Tamsir di depan Kejaksaan Agung, Jumat (11/10).

Mulyadi menilai keputusan deponering yang dibuat oleh Prasetyo sarat akan cacat hukum karena tidak mengikuti mekanisme.

“Keputusan deponering itu ada mekanismenya, Jaksa Agung harus meminta pendapat kepada aparat Kepolisian,” tegasnya.

Selain itu, Jaksa Agung juga harus meminta pendapat dari DPR RI. Termasuk juga pendapat dari Mahkamah Agung.

“Itu semua tidak dilaksanakan, kami mendesak Prasetyo mencabut deponering dan menangkap Bambang Widjojanto,” lantangnya.

Dilokasi yang sama Beni Pramula meminta kepada polisi atau jaksa untuk secara tegas melakukan penahanan terhadap Bambang Widjojanto. Pasalnya, BW merupakan salah satu tersangka dalam kasus kesaksian palsu dalam proses peradilan.

“Bambang Widjojanto salah satu tokoh yang melawan tindak pidana korupsi tetapi nyatanya suka menyebar fitnah,” tegas Beni.

Diketahui Beberapa hari lalu mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto mengeluarkan keterangan pers terkait hasil investigasi bersama media yang tergabung dalam Indonesialeaks.

BW memberi catatan dan statemen kritis terhadap indikasi kongkalingkong dalam kasus dugaan perusakan dan hilangnya barang bukti catatan keuangan buku bank berwarna merah yang isinya aliran dana yang diduga untuk pejabat negara dan pejabat Polri.

Namun, baik Polri dan KPK sudah membantah isu Indonesialeaks uang menyeret nama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)