Friday, 16 November 2018

Viral “Falling Stars Challenge”, Pose Foto seperti Orang Bodoh

Viral “Falling Stars Challenge”, Pose Foto seperti Orang Bodoh

Jakarta, Swamedium.com – Sungguh amat sangat prihatin melihat fenoma tingkah laku manusia di zaman sekarang ini, dimana mereka sudah tidak lagi mempedulikan rasa malunya, padahal agama Islam tegak diatas beberapa pilar, yaitu akidah, ibadah, hubungan social (muamalah), akhlak, etika, dan hukuman.

Dan melalui pilar-pilar itulah Allah menyempurnakan nikmat dan agama-Nya kepada kita. Dengar pilar-pilar itu, kita dapat memiliki berbagai keutamaan dan terbebas dari berbagai kenistaan. Malu adalah pangkal moral dan etika. Lantaran mulia dan luhurnya sikap malu serta begitu besar pengaruhnya, maka muncullah berbagai keistimewaan akhlak yang tersohor dalam agama lurus ini.

Ibnu Majah meriwayatkan sebuah hadits yang dinilai shahih oleh Al-Albani, dari hadits Zaid bin Thalhah, bahwa Nabi bersabda:
“Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah rasa malu.”

Islam adalah risalah yang paling mulia, karena itu, Allah memberi manusia akhlak yang paling mulia, yaitu rasa malu. Umat tanpa akhlak dan rasa malu maka ia lebih sesat dari pada binatang ternak.

Saudara2 ku perhatikanlah hadits yang disampaikan oleh imam Hakim yang dinilai shahih oleh Al-Albani, dari Ibnu Umar bahwa ia mengatakan : Rasulullah bersabda : “Malu dan iman itu selalu berdampingan dalam semua hal. Jika salah satu dari keduanya tiada, makayang lainnya pun tiada.”

Disebutkan dalam Shahih Muslim dari Imran bin Hushain bahwa ia mengatakan : Rasulullah berkata : “ Malu itu baik seluruhnya.”

Dengan demikian, kita mengetahui bahwa kepedulian wanita terhadap rasa malu dan komitmen kepadanya merupakan kepedulian terhadap keutamaan, kehormatan diri, dan akhlak yang lurus. Itu dapat membalut setiap kelalaian, mencegah setiap keburukan, dan mendorong kepada setiap hal yang baik. Tidaklah rasa malu dicabut dari sesuatu melainkan akan membuatnya buruk. Seandainya rasa malu telah hilang, maka wanita pun hilang bersamanya. Sebab, tidak mungkin seseorang dapat menjamah wanita dan memperdayainya sebelum akhlak yang agung ini di campakkan.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)