Wednesday, 21 November 2018

Boros APBD, Wali Kota Bekasi Ubah Mekanisme Kartu Sehat

Boros APBD, Wali Kota Bekasi Ubah Mekanisme Kartu Sehat

Bekasi, Swamedium.com — Sudah tahukah warga Bekasi? Kartu Sehat (KS) yang menjadi Program Unggulan Wali Kota Rahmat Effendi saat kampanye.

Pemerintah Kota Bekasi terpaksa mengubah prosedur pelayanan program berobat gratis KS yang berbasis nomor induk kependudukan (NIK).

Pemegang KS yang bisa digunakan langsung ke rumah sakit kini diubah harus mendapat rujukan terlebih dahulu. Hal itu dilakukan demi efisiensi anggaran daerah. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, penggunaan Kartu Bekasi Sehat terpaksa diubah penggunaannya oleh pemerintah.

“Jadi, masyarakat yang ingin menggunakan kartu jaminan kesehatan tersebut harus melalui rujukan. Sebelum kerumah sakit, harus menggunakan rujukan dari puskesmas setempat,” katanya, Senin (5/11).

Menurut dia, dengan adanya sistem baru penggunaan KS NIK ada keterlibatan penuh kepada seluruh puskesmas.

Sebab, fungsi pelayanan dasar itu akan memutuskan rujukan ke rumah sakit tipe D, dan baru bisa dirujuk ke RSUD.

“Kalau dari semua rujukan itu tidak memadai, baru dirujuk kerumah sakit swasta,” ucapnya.

Adanya pengubahan cara pemakaian KS NIK ini, kata dia, berdasarkan hasil evaluasi selama satu tahun sehingga ditemukan banyak penggunaan kartu tersebut tidak efisien dan efektif.

“Itu yang membuat perubahan prosedur, untuk mengefisiensi anggaran daerah saat ini,” ungkapnya.

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)