Friday, 16 November 2018

Jaksa Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Tedja Widjaja

Jaksa Tolak Eksepsi Kuasa Hukum Tedja Widjaja

Jakarta – Sidang lanjutan kasus pemalsuan aset Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (Untag) terus bergulir. Sidang kali ini adalah pembacaan tanggapan Jaksa Penuntut Umum terhadap eksepsi dari kuasa hukum terdakwa Tedja Widjaja.

Dalam sidangnya JPU Fedrik Azar mengatakan eksepsi yang dibacakan oleh kuasa hukum Tedja Widjaja sudah masuk dalam materi putusan. Sehingga pihaknya meminta kepada majelis hakim untuk mengabaikan eksepsi terdakwa.

Tak hanya itu, sidang juga diwarnai interupsi saksi dari pihak Untag, Bambang Prabowo. Bambang yang sempat mengajukan sejumlah bukti dalam persidangan sempat ditolak Hakim lantaran menyalahi prosedur sidang.

Meski demikian, ia bersikukuh akan membongkar kejahatan Tedja Widjaja dengan bukti-bukti yang ada pada sidang lanjutan dua pekan mendatang.

“Saya siap bersaksi, saksi fakta. Hari ini saya ajukan langsung surat resmi dengan pengacara kami untuk mengajukan sebagai saksi fakta. Jadi nanti kita lihat di persidangan,” tegasnya.

“Saya harus ajukan surat resmi lewat kejaksaan sebagai saksi, kan jaksa nanti yang hadirkan bukan hakim,” imbuhnya.

Sementara Kuasa Hukum Untag, Anton Sudanto berharap kezoliman yang diterima Kampus Untag dapat menemui titik terang.

“Intinya, kezoliman terhadap kampus kami sudah harus dibongkar. Kami ingin tetap sampaikan (pembuktian, red) di hadapan majelis yang biar mereka tahu bahwa kami ingin membongkar penuh atas kezoliman ini,” ungkapnya kepada wartawan usai sidang.

Menurut dia, apa yang dilakukan Bambang Prabowo dalam persidangan hanya ingin mengungkapkan bahwa betapa dizoliminya tindakan Tedja Widjaja

“Ini yang akan dibuka terang oleh Bapak Bambang Prabowo,” tukasnya.

Seperti diketahui, kasus pemalsuan aset Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta berawal adanya perjanjian kerja sama dengan PT Graha Mahardika yang ditandatangani oleh terdakwa Tedja Widjaja.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)