Friday, 16 November 2018

Menangkan Ghazwul Fikr di Layar Bioskop

Menangkan Ghazwul Fikr di Layar Bioskop

Oleh: Neno Warisman*

Jakarta, Swamedium.com — Kita semua tahu dengan apa yang namanya Ghazwul Fikr. Perang Pemikiran. Perang ideologi. Perang intelektualitas. Di masa modern serba instan, perang ideologi begitu masif didengungkan lewat social media, buku, sampai film. Siapakah yang ditarget oleh perang pemikiran? Merekalah para generasi muda Islam yang suka nongkrong di kafe, di bioskop, di tempat-tempat yang menawarkan hiburan, jauh dari masjid, majlis ta’lim atau forum kajian dakwah.

Di bidang inilah, kita sering ketinggalan jauh, dan anak-anak kita bagaikan berjalan di dalam rimba hutan belantara. Padahal mereka adalah anak muda yang bisa berjam-jam menghabiskan kuota untuk dicuci otaknya oleh para penyedia konten liberal, sekuler, komunis, dan pegiat LGBT.

Sayangnya, dakwah di bidang perfilman memang tak bisa semudah yang dibayangkan, mengingat pemain di industri perfilman masih didominasi kelompok sekuler liberal yang hanya punya prinsip: follow the money.

Untungnya kita punya duo sineas muda, couple writer yang mengingatkan kita lagi pentingnya memenangkan Ghazwul Fikr di layar bioskop. Mereka adalah Hanum Rais dan suaminya, Rangga yang karyanya dalam dunia dakwah media modern sudah tidak diragukan lagi (99 Cahaya di Langit Eropa, Bulan Terbelah di Langit Amerika). Dan baru saja mereka merilis film terbaru berjudul Hanum Rangga yang merupakan adaptasi dari novel Faith and The City.

Saya berkesempatan menyaksikan filmnya tadi malam dan merasa tersentil karena mungkin kita terlalu terlena menggelar dakwah di forum2 ta’lim, lingkaran masjid dan lupa untuk merangkul generasi muda melalui media modern.

Di akhir 2018 ini, film keluarga Hanum & Rangga menjadi taruhan, apakah kita masih peduli untuk memenangkan Ghawzul Fikr melalui layar bioskop. Karena pada Kamis, 8 November film Hanum Rangga akan tayang serentak bersamaan dengan film lain berjudul A Man Called Ahok yang dibuat untuk mengangkat kembali pamor Ahok yang sudah terpuruk di dunia politik.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)