Tuesday, 19 February 2019

Ini Dia 5 Program Pangan Prabowo-Sandi

Ini Dia 5 Program Pangan Prabowo-Sandi

calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno (kanan) memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (7/9).

Jakarta, Swamedium.com – Salah satu sektor yang menjadi perhatian pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam kampanye Pilpres 2018 adalah sektor pangan.

Menurut pasangan tersebut, ada banyak hal yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintahan Jokowi saat ini.

“Sektor pangan adalah salah satu titik lemah (pemerintahan Jokowi) yang insya Allah akan diperbaiki Prabowo Sandi,” ujar Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo seperti dilansir Tempo, Sabtu (17/11).

Untuk itu, tim pasangan Prabowo-Sandiaga merumuskan sejumlah langkah untuk membenahi sektor pangan dan pertanian. Berikut ini adalah lima program yang ditawarkan pasangan nomor urut 02 tersebut:

1. Realokasi dana infrastruktur

Drajad mengatakan pasangan Prabowo-Sandiaga akan menyisir proyek-proyek infrastruktur yang telah direncanakan dan menunda proyek yang dinilai belum mendesak. Dana yang awalnya dialokasikan untuk proyek-proyek itu bakal dialihkan untuk meningkatkan infrastruktur di pedesaan dan pertanian secara besar-besaran.

Tujuannya, menopang peningkatan produksi pertanian dan pangan, termasuk irigasi, jalan, dan fasilitas pengolahan serta penyimpanan.

2. Pembenahan Bulog

Bulog juga akan dibenahi kembali, baik dari sisi pendanaan maupun aset. Pembenahan ini diyakini bakal berpengaruh terhadap Nilai Tukar Petani (NTP), karena NTP berkaitan dengan harga dasar dan harga maksimal untuk komoditas tertentu yang dijaga oleh Bulog.

“Selain itu, juga harus dirombak tata kelolanya agar tidak menjadi sarang korupsi, termasuk dengan adanya pengawasan dari masyarakat,” lanjutnya.

3. Mekanisasi sektor pertanian

Anggota tim kajian analisis Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Sapto Waluyo memandang salah satu cara memperkuat ketahanan pangan adalah dengan meningkatkan produktivitas. Hal ini dapat dicapai dengan meningkatkan mekanisasi di sektor pertanian.

Metode ini, tuturnya, sudah diterapkan di Jawa Barat pada masa Ahmad Heryawan menjabat sebagai gubernur. Mekanisasi pun akan diikuti pendampingan terhadap para petani.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)