Sunday, 16 December 2018

Begini Kisah Habib Rizieq Disogok 1T untuk Gagalkan Aksi 212

Begini Kisah Habib Rizieq Disogok 1T untuk Gagalkan Aksi 212

Foto: Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. (ist)

Jakarta, Swamedium.com – Pada tahun 2017 lalu, beredar video rekaman di media sosial, berisi penjelasan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Video berdurasi 13 menit yang diunggah akun facebook Amir Mujahid itu, direkam saat Habib Rizieg berdialog dengan ratusan jamaah umroh dari Indonesia yang berada di Mekah Al-Mukaromah.

Dalam video itu, Habib Rizieq membeberkan alasannya pergi dari Indonesia. Diawali dengan pertanyaan seorang jamaah wanita yang mengaku alumni aksi 212.

Disela-sela pemaparannya, jamaah tersebut kemudian meminta Habib Rizieq untuk kembali ke Indonesia.

“Saya berharap dengan carut-marut negara kita, saya mohon ketika kondisi yang semakin terpuruk, mungkin seorang Habib Rizieq menjadi salah satu sumber kekuatan kami, nah kami berharap cepatlah pulang Habib,” kata jamaah itu.

Mendengar pernyataan jamaah itu, Habib Rizieq pun memaparkan alasannya keluar dari Indonesia.

Menurut dia, keputusan dirinya keluar dari Indonesia sudah melalui suatu proses perjuangan yang sangat luar biasa. Mulai dari berbagai macam upaya teror, upaya menghalangi dakwahnya sampai upaya untuk membungkam dirinya.

Sebelum aksi 411, lanjutnya, upaya-upaya teror itu sudah berlangsung. Dimulai dari tembakan sniper ke kamar tidurnya, dua bom mobil yang diledakan pada saat ia tablik akbar di Cawang, hingga serangan-serangan bom molotov ke beberapa posko-posko FPI.

Sampai-sampai setiap keluar dari rumah saya selalu pesan ke istri, saya keluar belum tentu pulang karena segala sesuatu bisa terjadi di jalan. Jadi kondisinya sudah seperti itu,” tutur Habib dalam video tersebut.

Tak hanya sampai disitu, teror dan ancaman terus diterima Habib. Bahkan, pesantrennya juga di kepung oleh aparat Brimob dengan dalih latihan. Padahal wilayah pesantren Habib itu bukan tempat latihan.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (1)