Sunday, 16 December 2018

Perih, Sinyal dari Tuhan

Perih, Sinyal dari Tuhan

Foto: Moh Naufal Dunggio (FB Moh Naufal)

Oleh: Moh. Naufal Dunggio*

Jakarta, Swamedium.com — Tuhan kalau sudah berkehendak maka tak ada satupun makhluk yang dapat mencegahnya. Ini yang terjadi pada saudara-saudara kita di Papua yang menjadi KORBAN KEGANASAN ORGANISASI PAPUA MERDEKA (OPM). Puluhan nyawa DIBANTAI tanpa rasa kasihan. Mereka yang dibantai itu saudara kita sebangsa dan setanah air. Adapun yang membantai tidak merasa saudara dengan kita maka dari itu mereka kejam dan sadis.

Indonesia punya lembaga negara seperti Badan Intelejen Negara (BIN) tapi kita seperti gak punya intelejen. Indonesia punya aparat tentara tapi kita seperti gak punya prajurit tentara. Indonesia punya polisi tapi kita seperti gak punya polisi pengayom keamanan dalam negeri. Kita seperti GAK PUNYA PEMERINTAH. Akan kelihatan punya semua diatas itu jika sudah berurusan dengan umat Islam.

Apa kerja intelejen sekarang ini kalau mau jujur …? jujur lho bukan cucur. Mereka sibuk menginteli umat Islam terutama para ulamanya, Habaibnya dan para ustadznya di masjid-masjid. Mereka sibuk mengintip rakyat Indonesia yang gak pilih petahana. Mereka buat cerita seram bahkan berbau pornografi. Mereka buat narasi seolah-olah umat Islam yang gak pilih petahana mau menggantikan pancasila, mau makar, mau ganti NKRI, mau … mau … dan mau …..

Pokoknya mereka sibuk mempersekusi umat Islam. Padahal gaji mereka dari uang pajak umat Islam yang terbanyak. Belum cukup mereka mengerjai HABIBUNA HRS ditanah air, mereka kejar sampai keluar negeri agar sang Habib diusir dari Saudi. Tapi mereka boleh merekayasa namun rekayasa Allah lebih canggih.

Nah sekarang yang terjadi PEMBANTAIAN di Papua. Koq intelejen kita tidak bisa mendeteksinya sedini mungkin sehingga terjadi pembantaian sadis? Mana kerja BIN? Apakah para anggota BIN sibuk semua di tanah jawa sehingga kekosongan intelejen di tanah Papua ..? Ini signal Allah buat para intelejen kita yang disebut dengan intelejen melayu.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)