Sunday, 16 December 2018

Tol Becakayu yang Tak Ayu

Tol Becakayu yang Tak Ayu

Jalan Tol Becakayu digadang-gadang bakal memanjakan mobilitas warga Bekasi menuju Jakarta. Tapi, warga sekitar justru menilai Jalan Tol malah mengganggu aktivitas ekonomi, menambah kemacetan di ruas arteri, dan merusak lingkungan.

Bekasi, Swamedium.com — Hidup bagi Apong Ratna kini dua hari lebih berat daripada biasanya. Perempuan pemilik warung tegal di pinggiran Jalan Jakasampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat, itu biasanya menghabiskan 50 kilogram beras dalam tiga hari. Tapi sekarang, ia butuh lima hari untuk kilogram beras yang sama.

Musababnya, pelanggan warungnya berkurang sepertiga sejak Jalan Tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu, atau yang familiar disebut Becakayu, Seksi I selesai dibangun dan dioperasikan pada akhir 2017. Warung ibu tiga anak itu memang persis berada di sisi Gerbang Tol Jakasampurna.

Apong mengatakan, sebagian besar pelanggan yang merupakan pegawai Kantor Kelurahan Jakasampurna tak bisa lagi menyeberangi jembatan besi yang menghubungkan kantor dengan jalan tempat warungnya berada. “(Jembatan) sudah tertutup pintu masuk tol,” kata Apong.

Orang-orang, menurut Apong, kini harus memutar jalan melalui putaran balik Galaxy sekitar 150-an meter dari warungnya. Untuk kembali, mereka harus berputar lebih jauh, yakni di Jembatan Caman sekitar 1 kilometer dari warungnya.

Pada saat jam sibuk, bubaran sekolah dan kantor, Apong bilang, kendaraan bahkan membutuhkan waktu hingga tiga jam untuk bisa berputar arah. “Makanya, pelanggan saya hilang,” katanya.

Aminullah, seorang pegawai Kelurahan, mengiyakan keluhan Apong. Dia dan banyak pegawai tadinya selalu menyantap makan siang di warung Apong. “Sekarang enggak lagi. Makan bawa sendiri,” katanya.

Becakayu, jalan tol berkonstruksi layang, bakal membentang 23,8 kilometer dari Tambun, Bekasi, hingga Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pembangunan telah menuntaskan Seksi I dari Kasablanka, Jakarta, hingga Jakasampurna, Bekasi. Seksi II, dari Jakasampurna hingga Marga Jaya, diperkirakan akan rampung pada 2021.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)