Thursday, 24 January 2019

Menjawab Tudingan atas Perbaikan Dokumen Visi dan Misi Prabowo-Sandi

Menjawab Tudingan atas Perbaikan Dokumen Visi dan Misi Prabowo-Sandi

Perbaikan pertama ini kemudian diserahkan ke KPU sebelum tanggal 20 September 2018. Dokumen inilah yang kemudian diunggah di situs KPU pada tanggal 27 September 2018. Per hari ini, dokumen ini masih bisa diunduh di situs KPU (sila buka https://bit.ly/2FkPErt).

Ternyata, sesudah tanggal 20 September 2018 itu, KPU masih memberi kesempatan kepada pasangan calon untuk melakukan perbaikan dokumen, asal itu dilakukan sebelum debat Capres/Cawapres digelar. Hal ini disampaikan oleh KPU kepada tim kedua pasangan calon. Salah satu beritanya bisa anda baca di laman CNN Indonesia berikut https://bit.ly/2TGEXTc.

Dalam pernyataan Komisioner KPU RI Pramono Ubaid Tanthowi, sebagaimana ditulis berita di atas, visi dan misi para kandidat masih bisa dilakukan perubahan untuk penyempurnaan. Ia mengatakan, pasangan calon bisa menambahkan sejumlah visi dan misi menyesuaikan perkembangan kondisi sosial politik ekonomi yang terjadi di masyarakat. Perubahan itu masih dimungkinkan untuk memberi kesempatan pasangan calon merespon perubahan-perubahan yang terjadi di hingga akhir tahun lalu. Pernyataan itu disampaikan tanggal 24 September 2018.

Kesempatan itu tentu saja digunakan oleh tim kami untuk memperbaiki tampilan dokumen, agar lebih mudah dibaca dalam proses sosialisasi. Meskipun sebelumnnya tim kami telah mencoba menurunkan dokumen visi dan misi ini dalam bentuk meme, serta infografis untuk memudahkan publik, namun upaya itu ternyata belum cukup mengirimkan pesan yang kuat atas materi visi dan misi yang diusung. Itu sebabnya kemudian ada pengorganisasian ulang dan perbaikan grafis yang jauh lebih baik. Tampilannya kini jauh lebih segar.

Tampilan baru dokumen Visi dan Misi Prabowo-Sandi bisa Anda baca di tautan berikut https://bit.ly/2AEszw2.

Dokumen itulah yang kemudian diserahkan ke KPU tanggal 9 Januari 2019 kemarin. Namun, saat saya menulis posting ini, saya membaca berita jika KPU menolak mempublikasikan perbaikan tersebut dalam situsnya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)